Keuangan.id – 15 April 2026 | Data terbaru menunjukkan bahwa total klaim asuransi kendaraan bermotor pada bulan Februari 2026 meningkat sebesar 9,89% dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Lonjakan ini menandakan tren naiknya risiko kecelakaan dan kerusakan kendaraan seiring dengan peningkatan aktivitas mobil di jalan raya.
Peningkatan aktivitas kendaraan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pemulihan ekonomi pasca‑pandemi, kenaikan kepemilikan mobil pribadi, serta peningkatan volume perjalanan jarak jauh. Akibatnya, frekuensi kecelakaan lalu lintas dan insiden yang memicu klaim asuransi turut naik.
Berikut ringkasan data klaim asuransi kendaraan pada Februari 2026 dibandingkan dengan Februari 2025:
| Tahun | Jumlah Klaim (juta rupiah) | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|
| 2025 | 1.820 | – |
| 2026 | 2.000 | 9,89 |
Selain nilai klaim yang naik, rata‑rata biaya per klaim juga menunjukkan peningkatan, mencerminkan tingginya kerusakan yang terjadi pada kendaraan modern dengan fitur keselamatan canggih. Asuransi mobil kini menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan premi dengan risiko yang semakin besar.
Pihak asuransi merespons dengan meninjau kembali tarif premi, memperketat prosedur underwriting, serta meningkatkan program edukasi keselamatan berkendara bagi nasabah. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan frekuensi klaim di masa mendatang.
Para pengendara disarankan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan secara rutin, dan memastikan perlindungan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan serta profil risiko pribadi.
