Berita  

Keterlibatan Kampus dalam Program Makan Bergizi Gratis: Antara Dukungan dan Pengawasan

Keterlibatan Kampus dalam Program Makan Bergizi Gratis: Antara Dukungan dan Pengawasan
Keterlibatan Kampus dalam Program Makan Bergizi Gratis: Antara Dukungan dan Pengawasan

Keuangan.id – 10 Mei 2026 | Universitas Andalas (Unand) dan IPB University merupakan dua contoh kampus yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh pemerintah. Unand saat ini sedang melakukan analisis komprehensif sebelum memutuskan untuk terlibat dalam program MBG.

Sekretaris Unand, Aidinil Zetra, menyatakan bahwa kampus harus melakukan analisis yang komprehensif sebelum terlibat dalam program MBG. Hal ini dikarenakan program MBG berada di luar core bisnis kampus, yaitu Tridarma Perguruan Tinggi.

Di sisi lain, IPB University telah memutuskan untuk terlibat dalam program MBG dengan membuka dapur MBG yang dikelola oleh holding company PT. BLST. Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan bahwa kampus tidak berorientasi profit dalam program MBG, melainkan fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan sistem.

IPB University juga mendorong pembentukan Center of Excellence (CoE) untuk Pemenuhan Gizi Nasional (PGN) bersama Badan Gizi Nasional, Bappenas, Unicef, dan berbagai mitra lainnya. Kampus ini berperan dalam penyusunan kajian akademik, pelatihan, pengembangan standar mutu, hingga penguatan sistem pengawasan berbasis data.

Mahasiswa juga memiliki ruang besar untuk berkontribusi melalui penelitian, pengawasan lapangan, inovasi pangan, hingga pengembangan startup berbasis pangan dan gizi. Dengan demikian, keterlibatan civitas akademika diharapkan mampu memperkuat kualitas implementasi program pemenuhan gizi nasional.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Dengan keterlibatan kampus, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Untuk meningkatkan kualitas program MBG, perlu dilakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem secara terus-menerus. Dengan demikian, program MBG dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Dalam beberapa minggu terakhir, beberapa kampus telah menyatakan dukungan mereka terhadap program MBG. Universitas Indonesia (UI) misalnya, telah menyatakan dukungan mereka melalui pendidikan dan kajian SPPG.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan kampus dalam program MBG merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Dengan kerja sama antara kampus, pemerintah, dan masyarakat, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Exit mobile version