Keuangan.id – 12 Mei 2026 | Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang tengah menghadapi kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen terhadap mahasiswi. Kasus ini telah menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan UIN Walisongo, Ummul Baroroh, mengakui bahwa kasus ini telah memukul telak citra institusi dan membuat kampus menjadi “bonyok”.
Menurut Kurnia Muhajarah, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo, pihak kampus telah membentuk tim investigasi untuk mengusut tuntas kasus ini. Tim investigasi telah mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi, namun belum ada mahasiswi yang secara resmi melaporkan kasus ini.
Proses Investigasi
Proses investigasi masih berlangsung, dan pihak kampus berharap agar korban dapat melaporkan kasus ini secara resmi. Kurnia Muhajarah menegaskan bahwa pihak kampus tidak akan mentolerir kekerasan seksual dan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku jika kasus ini terbukti.
Wakil Rektor 3 UIN Walisongo, Ummul Baroroh, juga menekankan bahwa pihak kampus telah memperkuat regulasi untuk menangani kekerasan seksual dan perundungan. Ia menegaskan bahwa sanksi tegas akan diberikan kepada pelaku jika kasus ini terbukti.
Tantangan Bagi Kampus
Kasus pelecehan seksual ini telah menjadi tantangan bagi kampus untuk meningkatkan kesadaran dan penanganan kekerasan seksual. Mahasiswa UIN Walisongo telah melakukan aksi protes dan menuntut agar pihak kampus mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.
Ummul Baroroh menyarankan agar mahasiswa menggunakan kanal resmi kampus untuk melaporkan kasus-kasus seperti ini, bukan melalui media sosial. Ia berharap agar korban dapat melaporkan kasus ini secara resmi agar pihak kampus dapat mengambil tindakan yang tepat.
Kasus pelecehan seksual di UIN Walisongo ini telah menjadi peringatan bagi kampus untuk meningkatkan kesadaran dan penanganan kekerasan seksual. Pihak kampus harus berkomitmen untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku dan meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya melaporkan kasus-kasus seperti ini.
