Keuangan.id – 28 April 2026 | BTPN Syariah melaporkan laba bersih sebesar Rp319 miliar pada kuartal pertama 2026, naik 3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan keberhasilan strategi pendampingan ultra mikro yang menjadi fokus utama bank.
Strategi ultra mikro menekankan pendampingan intensif bagi usaha mikro dengan omset sangat kecil, membantu nasabah mengakses layanan keuangan formal, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat inklusi keuangan. Pendekatan ini tidak hanya menambah portofolio kredit, tetapi juga menurunkan tingkat gagal bayar.
Data Keuangan Q1 2026
| Keterangan | Nilai | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp319 miliar | +3% |
Dengan profit yang terus meningkat, BTPN Syariah menargetkan ekspansi layanan ultra mikro ke wilayah yang masih belum terjangkau, sambil memperkuat kemitraan dengan lembaga keuangan non‑bank untuk memperluas jaringan pendampingan.
