Keuangan.id – 15 April 2026 | PT Interpharma (INTP) mengumumkan rencana program buyback saham senilai Rp750 miliar, yang diperkirakan dapat menyerap hingga 10 persen total saham beredar. Program ini dijadwalkan berlangsung selama 12 bulan dan sepenuhnya dibiayai dari kas internal perusahaan.
Rencana buyback ini bertujuan memperkuat struktur kepemilikan, meningkatkan nilai bagi pemegang saham, serta menegaskan komitmen manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Dengan mengurangi jumlah saham beredar, EPS (Earnings Per Share) diharapkan naik, yang pada gilirannya dapat menarik minat investor institusional.
Berikut rincian utama program buyback:
- Total nilai buyback: Rp750 miliar.
- Persentase maksimum saham yang dibeli: 10% dari total saham beredar.
- Jangka waktu pelaksanaan: 12 bulan sejak tanggal efektif.
- Sumber dana: Kas internal perusahaan, tanpa mengandalkan pinjaman eksternal.
Program ini akan dilaksanakan melalui mekanisme pasar terbuka, dengan perusahaan membeli saham pada harga pasar yang wajar. Pengungkapan lebih lanjut mengenai jadwal pembelian dan kuantitas harian akan disampaikan melalui laporan resmi kepada otoritas pasar modal.
Reaksi pasar terhadap pengumuman ini cenderung positif. Saham INTP mengalami kenaikan harga pada sesi perdagangan berikutnya, mencerminkan ekspektasi investor bahwa buyback dapat memberikan dukungan harga dan meningkatkan likuiditas saham. Analis juga menilai langkah ini sebagai sinyal bahwa manajemen yakin terhadap fundamental perusahaan dan prospek pertumbuhan di sektor farmasi.
Buyback saham merupakan kebijakan yang umum dipakai oleh perusahaan publik untuk mengoptimalkan nilai pemegang saham. Namun, efektivitasnya tergantung pada kondisi pasar, harga pembelian, serta kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas yang stabil untuk mendukung kebijakan tersebut.
