Keuangan.id – 08 April 2026 | Indonesia Energy Week 2026 digelar di Surabaya, menandai upaya memperkuat ekosistem energi dan manufaktur di Jawa Timur serta wilayah Indonesia Timur. Acara ini mengumpulkan para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan investor, dengan tujuan utama meningkatkan investasi di sektor energi terbarukan dan mendukung pertumbuhan kawasan industri di Provinsi Jawa Timur.
Berbagai agenda dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai peluang investasi, teknologi terbaru, serta kebijakan yang mendukung transisi energi. Beberapa sorotan utama antara lain:
- Peluncuran program insentif fiskal bagi proyek energi terbarukan di kawasan industri.
- Forum dialog antara pemerintah daerah dan perusahaan energi internasional.
- Workshop tentang integrasi energi bersih dalam proses manufaktur.
- Presentasi studi kasus sukses pengembangan kawasan industri berbasis energi hijau di Asia.
Penekanan khusus diberikan pada Kawasan Industri Jawa Timur, yang dipandang sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi regional. Dengan infrastruktur yang terus berkembang dan kedekatannya dengan pelabuhan utama, kawasan ini diyakini mampu menarik investasi besar di bidang energi, logistik, dan manufaktur berkelanjutan.
Acara ini juga menampilkan pameran teknologi energi, dimana perusahaan lokal dan asing memamerkan solusi inovatif seperti penyimpanan baterai, jaringan mikrogrid, dan sistem manajemen energi digital. Diharapkan kolaborasi yang terjalin dapat mempercepat adopsi teknologi bersih di kawasan industri serta meningkatkan daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar global.
Dengan keberhasilan Indonesia Energy Week 2026, diharapkan momentum ini menjadi titik tolak bagi percepatan transformasi energi nasional, khususnya dalam mendukung pertumbuhan industri berkelanjutan di Jawa Timur dan wilayah Indonesia Timur.
