Keuangan.id – 06 April 2026 | Bank Central Asia (BCA) akan menyesuaikan ambang batas transaksi valuta asing (valas) mulai tanggal 1 April 2026, selaras dengan regulasi terbaru yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Penyesuaian ini bertujuan untuk memperkuat kontrol risiko dan mematuhi standar kepatuhan yang lebih ketat.
Regulasi baru mengatur batas maksimum nilai transaksi valas per nasabah dalam satu hari kerja. Meskipun detail nilai spesifik belum diumumkan secara publik, BCA menyatakan bahwa perubahan tersebut akan diterapkan pada semua kanal layanan, termasuk transaksi di kantor cabang, layanan perbankan elektronik, dan aplikasi mobile.
Berikut langkah‑langkah yang perlu diperhatikan nasabah BCA untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan baru:
- Periksa saldo dan histori transaksi valas Anda melalui aplikasi BCA Mobile atau internet banking.
- Jika nilai transaksi mendekati batas baru, pertimbangkan untuk membagi transaksi menjadi beberapa kali atau mengajukan permohonan khusus ke bank.
- Hubungi layanan nasabah BCA untuk klarifikasi mengenai batas baru dan prosedur persetujuan tambahan.
Penyesuaian ambang batas ini diharapkan dapat menurunkan risiko volatilitas nilai tukar dan meningkatkan transparansi bagi nasabah. BCA juga berkomitmen untuk memberikan edukasi melalui kanal komunikasi resmi, termasuk pemberitahuan melalui SMS, email, dan portal digital.
Nasabah yang belum familiar dengan aturan terbaru disarankan untuk membaca materi edukasi yang disediakan oleh BCA atau mengunjungi cabang terdekat untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
