Keuangan.id – 03 Juni 2026 |
Industri asuransi syariah Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan besar. Salah satu tantangan utama adalah kewajiban spin-off yang harus rampung pada akhir 2026. Dalam menghadapi gejolak global, industri asuransi syariah perlu lebih adaptif dan inovatif dalam mengembangkan produk dan layanan. Untuk meningkatkan kemampuan adaptif, industri asuransi syariah dapat fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, industri asuransi syariah dapat meningkatkan daya saing dan mempertahankan posisinya di pasar asuransi Indonesia.
