Keuangan.id – 10 Maret 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir pada zona hijau pada sesi Selasa, 10 Maret, menandakan penutupan yang kuat di level 7.440. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif pada sektor keuangan dan konsumen, serta dukungan aliran likuiditas domestik.
Meski indeks utama menguat, sejumlah saham mengalami penurunan signifikan. Berikut adalah sepuluh saham dengan performa terburuk pada hari tersebut, lengkap dengan persentase penurunan masing‑masing.
| No | Nama Saham | Kode | Penurunan |
|---|---|---|---|
| 1 | PT Bumi Resources Tbk | BUMI | -4,2% |
| 2 | PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk | SMGR | -3,9% |
| 3 | PT Jasa Marga (Persero) Tbk | JSMR | -3,7% |
| 4 | PT Telekomunikasi Indonesia Tbk | TLKM | -3,5% |
| 5 | PT Adaro Energy Tbk | ADRO | -3,3% |
| 6 | PT Bank Central Asia Tbk | BCA | -3,1% |
| 7 | PT Astra International Tbk | ASRI | -2,9% |
| 8 | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk | BBRI | -2,8% |
| 9 | PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk | ICBP | -2,6% |
| 10 | PT United Tractors Tbk | UNTR | -2,4% |
Penurunan pada saham-saham tersebut dipengaruhi oleh faktor teknikal dan fundamental. Sektor energi dan material tertekan oleh harga komoditas yang masih volatile, sementara sektor keuangan menghadapi tekanan dari ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat.
Di sisi lain, sektor konsumen dan properti mencatat kenaikan, memperkuat dorongan bullish pada indeks utama. Investor diperkirakan akan terus memantau data ekonomi domestik serta kebijakan Bank Indonesia untuk menilai arah pergerakan pasar selanjutnya.
