Berita  

Honda Brio listrik Pre-order Resmi Dibuka, City Car EV Fun to Drive Siap Guncang Pasar Indonesia

Honda Brio listrik Pre-order Resmi Dibuka, City Car EV Fun to Drive Siap Guncang Pasar Indonesia
Honda Brio listrik Pre-order Resmi Dibuka, City Car EV Fun to Drive Siap Guncang Pasar Indonesia

Keuangan.id – 21 April 2026 | Honda Indonesia mengumumkan pembukaan pre‑order resmi untuk Honda Brio listrik, generasi terbaru city car yang dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang menyenangkan sekaligus ramah lingkungan.

Spesifikasi dan Keunggulan Honda Brio listrik

Model ini dilengkapi motor listrik berdaya 100 hp dengan torsi 180 Nm, memungkinkan akselerasi 0‑100 km/jam dalam waktu kurang dari 9 detik. Baterai berkapasitas 40 kWh mendukung jarak tempuh hingga 350 km menurut standar WLTP, cukup untuk kebutuhan harian di perkotaan.

  • Daya maksimum: 100 hp
  • Torsi: 180 Nm
  • Jarak tempuh: 350 km (WLTP)
  • Waktu pengisian: 30 menit (fast‑charge 80 %)
  • Dimensi: panjang 3.995 mm, lebar 1.695 mm, tinggi 1.515 mm

Desain eksterior mengusung gaya sporty dengan lampu LED full‑width, grille hitam matte, serta pilihan warna cerah yang menonjolkan karakter “fun to drive”. Interiornya memanfaatkan material daur ulang, layar infotainment 9 inch, serta ruang kabin yang tetap lega meski berukuran kompak.

Harga dan Paket Penjualan

Honda Brio listrik ditawarkan dengan harga mulai Rp 300 jutaan untuk varian standar, sementara varian premium dengan fitur tambahan dipatok di sekitar Rp 350 jutaan. Untuk mempermudah adopsi, Honda menyediakan paket bundling yang mencakup instalasi charger rumah, layanan purna jual selama tiga tahun, serta akses ke jaringan stasiun pengisian cepat milik Honda di kota‑kota besar.

Strategi Elektrifikasi Honda di Pasar Global

Peluncuran Brio listrik merupakan bagian dari strategi elektrifikasi Honda yang lebih luas. Di Eropa, Honda baru-baru ini menghentikan penjualan e:Ny1, model listrik berbasis HR‑V yang mengalami penjualan lemah. Keputusan tersebut tidak berarti Honda menyerah pada segmen EV, melainkan mengalihkan fokus ke produk yang lebih sesuai dengan permintaan lokal, seperti model Super‑N yang dijanjikan memiliki harga terjangkau.

Di Indonesia, Honda sebelumnya memperkenalkan e:N1 dengan skema subscription untuk fleet dan perusahaan. Meskipun tidak dijual secara massal, e:N1 menjadi batu loncatan bagi Honda dalam memahami infrastruktur dan kebiasaan konsumen listrik di tanah air.

Respons Pasar dan Tantangan

Penggemar otomotif menyambut baik pembukaan pre‑order Honda Brio listrik. Antrean pembeli awal diperkirakan mencapai ribuan unit, terutama dari kalangan milenial yang mengutamakan mobilitas hijau dan gaya hidup urban. Namun, tantangan utama tetap pada ketersediaan jaringan pengisian cepat serta persaingan dengan kompetitor lokal seperti Wuling Air EV dan mobil listrik buatan China yang menawarkan harga lebih rendah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Honda berkomitmen memperluas jaringan charger di lebih dari 200 lokasi pada akhir 2026, serta bekerjasama dengan perusahaan energi nasional guna memastikan pasokan listrik yang stabil dan ramah lingkungan.

Masa Depan Mobil Listrik Honda di Indonesia

Jika Brio listrik berhasil meraih pangsa pasar yang signifikan, Honda berencana meluncurkan varian lain berbasis platform EV yang dapat menempati segmen sedan dan SUV. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang menargetkan 20 % kendaraan baru pada 2025 menjadi listrik.

Dengan harga kompetitif, performa yang cukup memadai, dan strategi pemasaran yang terintegrasi, Honda Brio listrik diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam transisi Indonesia menuju mobilitas berkelanjutan.

Exit mobile version