Harga Minyak Melonjak, Wall Street Terseret Kekhawatiran Inflasi

Harga Minyak Melonjak, Wall Street Terseret Kekhawatiran Inflasi
Harga Minyak Melonjak, Wall Street Terseret Kekhawatiran Inflasi

Keuangan.id – 20 Mei 2026 | Wall Street ditutup melemah dipimpin Nasdaq akibat lonjakan yield Treasury AS, harga minyak tinggi, dan kekhawatiran inflasi yang bertahan lebih lama.

Harga minyak mentah Brent melonjak hingga 4,9% menjadi $115,47 per barel, sementara harga minyak mentah WTI juga melonjak 4,7% menjadi $109,44 per barel.

Lonjakan harga minyak ini disebabkan oleh kekhawatiran adanya peningkatan produksi minyak di luar negeri dan juga kekhawatiran adanya inflasi yang bertahan lebih lama.

Kehawatiran inflasi ini dipicu oleh data-data ekonomi yang menunjukkan bahwa inflasi di beberapa negara maju sedang meningkat.

Wall Street juga dipengaruhi oleh lonjakan yield Treasury AS, yang meningkat menjadi 4,4% dari 4,2% sebelumnya.

Yield Treasury AS adalah suku bunga yang diterapkan oleh pemerintah AS untuk pinjaman berjangka waktu pendek.

Lonjakan yield Treasury AS ini membuat investor lebih berhati-hati dalam menginvestasikan uang mereka, sehingga membuat Wall Street melemah.

Exit mobile version