Keuangan.id – 26 April 2026 | Harga emas diproyeksikan akan mengalami pergerakan yang cukup bergejolak pada pekan mendatang. Ketidakpastian geopolitik yang melanda kawasan Asia serta dinamika kebijakan moneter global menjadi faktor utama yang menekan sentimen pasar.
Faktor Penggerak Utama
Peningkatan ketegangan politik, kebijakan suku bunga bank sentral, serta pergerakan nilai tukar dolar AS menjadi katalis utama yang dapat memicu volatilitas pada harga emas. Para analis menilai bahwa setiap perubahan kebijakan atau peristiwa geopolitik dapat langsung tercermin pada pergerakan harga logam mulia ini.
Level Support dan Resistance
Pengamat pasar Ibrahim Assuaibi mengidentifikasi zona support utama di kisaran USD4.520 hingga USD4.600 per troy ounce. Jika harga berhasil menembus zona ini, level support selanjutnya berada di sekitar USD4.480. Di sisi resistance, titik penting terletak di sekitar USD4.700, dengan level selanjutnya di USD4.800.
- Support: USD4.520 – USD4.600
- Support lanjutan: USD4.480
- Resistance: USD4.700
- Resistance lanjutan: USD4.800
Investor disarankan untuk memantau pergerakan indeks dolar, data inflasi, serta perkembangan geopolitik secara real time. Pengelolaan risiko yang ketat dan penetapan stop‑loss yang sesuai dapat membantu melindungi portofolio dari pergerakan harga yang tidak terduga.
