Keuangan.id – 05 April 2026 | Jakarta, 5 April 2026 – Harga emas 24 karat yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menjadi sorotan utama pasar logam mulia hari ini. Pada perdagangan Minggu (5/4/2026), harga jual emas Antam ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp2.972.000 di jaringan Pegadaian, sementara harga acuan logammulia.com menunjukkan nilai Rp2.857.000 per gram. Kedua angka tersebut mengindikasikan rata‑rata harga sekitar Rp2,92 juta per gram, menguatkan persepsi bahwa pasar logam mulia berada pada level tinggi menjelang pertengahan kuartal pertama.
Rincian Harga Jual dan Buyback Antam di Pegadaian
| Berat (gram) | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 | 1.539.000 | 1.345.000 |
| 1 | 2.972.000 | 2.690.000 |
| 2 | 5.881.000 | 5.380.000 |
| 3 | 8.795.000 | 8.070.000 |
| 5 | 14.623.000 | 13.450.000 |
| 10 | 29.188.000 | 26.901.000 |
| 25 | 72.839.000 | 66.923.000 |
| 50 | 145.595.000 | 133.846.000 |
| 100 | 291.109.000 | 267.692.000 |
Data di atas menegaskan bahwa harga jual emas Antam di Pegadaian tetap konsisten dengan tren kenaikan yang terjadi sejak awal tahun. Selisih antara harga jual dan buyback berkisar antara 8‑10 % pada masing‑masing ukuran, memberikan margin yang wajar bagi investor ritel yang berencana menjual kembali logam mulia mereka dalam jangka pendek.
Perbandingan dengan Kompetitor: Galeri 24 dan UBS
Selain Antam, Pegadaian juga menawarkan emas dari Galeri 24 dan UBS. Pada ukuran 1 gram, harga jual Galeri 24 berada di angka Rp2.870.000, sedangkan UBS sedikit lebih tinggi di Rp2.885.000. Perbedaan harga hanya sekitar 1‑2 % dari Antam, menunjukkan persaingan yang ketat antar penyedia. Pada ukuran 5 gram, harga jual Antam tercatat Rp14.623.000, Galeri 24 Rp14.076.000, dan UBS Rp14.144.000. Meskipun terdapat variasi, Antam tetap menjadi pilihan utama karena reputasi PT Aneka Tambang sebagai produsen emas milik negara.
Faktor‑faktor yang Mendorong Kenaikan Harga
- Fluktuasi Nilai Tukar Dolar AS – Dolar yang menguat meningkatkan biaya impor bahan baku penunjang produksi logam mulia, sehingga harga emas domestik ikut naik.
- Ketidakpastian Ekonomi Global – Ketegangan geopolitik, kebijakan moneter bank sentral utama, serta inflasi yang masih tinggi menambah daya tarik emas sebagai safe‑haven.
- Permintaan Domestik yang Kuat – Musim Lebaran, perayaan keagamaan, serta minat investor ritel untuk melindungi nilai aset meningkatkan volume penjualan di toko‑toko Pegadaian.
- Kebijakan Pemerintah – Pemerintah terus mendorong program tabungan emas melalui Pegadaian Digital, yang mempermudah akses beli emas bagi generasi milenial.
Bagaimana Cara Membeli dan Menjual Emas Antam di Pegadaian?
Investor dapat melakukan transaksi secara langsung di gerai Pegadaian atau melalui aplikasi Pegadaian Digital yang tersedia di Play Store dan App Store. Proses pembukaan rekening tabungan emas meliputi pengisian formulir, upload KTP atau paspor, serta penyetoran dana awal. Setelah saldo emas terakumulasi, nasabah dapat mencairkannya dalam bentuk keping batangan mulai dari 0,25 gram hingga 1.000 gram, atau menjualnya kembali ke Pegadaian dengan harga buyback yang sudah tertera.
Proyeksi Harga Emas Antam ke Depan
Sejarah mencatat bahwa harga tertinggi emas Antam tercapai pada 29 Januari 2026, yaitu Rp3.168.000 per gram. Meskipun saat ini belum kembali menembus angka tersebut, tren naik yang konsisten bersama faktor‑faktor fundamental yang menguat memberi sinyal bahwa level Rp3 juta per gram masih dalam jangkauan dalam beberapa bulan ke depan, terutama bila tekanan inflasi global tidak berkurang.
Investor yang menargetkan pertumbuhan nilai aset jangka menengah hingga panjang dapat mempertimbangkan menambah alokasi logam mulia dalam portofolio, sambil memperhatikan volatilitas harian yang masih dapat terjadi akibat pergerakan pasar valuta asing.
Kesimpulannya, harga emas Antam pada 5 April 2026 berada di kisaran Rp2,85‑2,97 juta per gram, menegaskan posisi emas sebagai instrumen investasi yang stabil dan menguntungkan di tengah ketidakpastian ekonomi. Memantau harga jual serta buyback secara rutin, memanfaatkan layanan digital Pegadaian, dan memperhatikan faktor‑faktor makro akan membantu investor mengambil keputusan yang lebih tepat.
