Berita  

Gempa M 7,6 Guncang Sulut Berpotensi Tsunami, BMKG Beberkan Penyebabnya

Gempa M 7,6 Guncang Sulut Berpotensi Tsunami, BMKG Beberkan Penyebabnya
Gempa M 7,6 Guncang Sulut Berpotensi Tsunami, BMKG Beberkan Penyebabnya

Keuangan.id – 03 April 2026 | Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada 4 Februari 2026. Gempa ini diperkirakan berasal dari deformasi kerak bumi di barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Kota Ternate, dengan kedalaman 33 km.

Penyebab Gempa

Dampak dan Intensitas

Intensitas gempa terasa di banyak daerah. Di Ternate tercatat intensitas V‑VI MMI, menyebabkan kepanikan dan kerusakan ringan. Daerah lain yang merasakan getaran antara IV‑V MMI antara lain Manado, Gorontalo, dan Bone Bolango. Secara keseluruhan energi gempa tersebar luas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Gempa Susulan

Hingga pukul 09.59 WIB, BMKG mencatat 40 gempa susulan, dengan magnitudo tertinggi 5,5. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi.

Potensi Tsunami

Model BMKG menunjukkan potensi tsunami, sehingga status siaga diterapkan untuk Ternate, Halmahera, Tidore, Bitung, serta sebagian Minahasa. Status waspada diberikan kepada Kepulauan Sangihe, sebagian Minahasa Utara, dan Bolaang Mongondow. Data tide gauge mencatat kenaikan muka air laut di beberapa lokasi:

Lokasi Kenaikan (m)
Halmahera Barat 0,30
Bitung 0,20
Sidangoli 0,35
Minahasa Utara 0,75
Belang 0,68

Peringatan Dini Tsunami Berakhir

Peringatan dini tsunami resmi dihentikan pada pukul 09.56 WITA setelah pemantauan menunjukkan kondisi laut kembali stabil. Kepala BMKG menegaskan bahwa penghentian peringatan memungkinkan tim penanggulangan masuk ke area terdampak.

Gempa terjadi pada pukul 05.48.14 WIB dengan episenter di koordinat 1,25° LU dan 126,27° BT, sekitar 129 km tenggara Bitung.

Exit mobile version