Keuangan.id – 29 Maret 2026 | Pekan ke-22 Championship Liga 2 2025-2026 yang digelar pada Minggu, 29 Maret 2026, menyajikan aksi-aksi penting di dua stadion, Stadion Pakansari di Bogor dan Stadion 17 Mei di Banjarmasin. Pertarungan antara tim-tim yang berambisi promosi ke Super League menjadi sorotan utama, terutama penampilan Garudayaksa FC yang baru saja mengangkat pelatih kawakan Widodo Cahyono Putro, serta Barito Putera yang berjuang keras di zona promosi.
Garudayaksa FC melesat dengan kemenangan 4‑0
Setelah mengganti pelatih sebelumnya yang dianggap kurang memberikan hasil, manajemen Garudayaksa FC menunjuk Widodo C Putro. Debut sang pelatih di laga melawan Bekasi City FC langsung membuahkan hasil gemilang. Pada menit ke‑23, Everton Nascimento membuka keunggulan lewat sundulan tajam dari bola mati. Keunggulan tersebut diperkuat oleh Andik Vermansyah yang mencetak gol keduanya tidak lama setelah jeda. Menutup skor, Christian Frydek dan Tri Maulana masing‑masing menambah satu gol, memastikan kemenangan telak 4‑0. Penampilan ofensif ini menegaskan perubahan taktik yang dibawa oleh Widodo, menekankan pressing tinggi dan pergerakan cepat di lini serang.
Barito Putera terpaksa puas dengan hasil imbang 1‑1
Di Stadion 17 Mei, Barito Putera menjamu Persiku Kudus di hadapan pendukung setia Laskar Antasari. Tekanan besar muncul karena tim mengincar tiga poin penting untuk menggeser Persipura Jayapura di peringkat kedua zona barat. Pada babak pertama, Persiku Kudus lebih tenang dan menimbulkan beberapa peluang berbahaya. Barito Putera baru memecah kebuntuan pada akhir babak kedua melalui gol indah kapten senior Rizki Pora, yang mengeksekusi tendangan bebas melengkung ke sudut gawang. Namun, kegembiraan tersebut sirna ketika Renan Alves melakukan gol bunuh diri di menit tambahan, mengubah hasil menjadi 1‑1. Kegagalan mengamankan tiga poin menahan Barito Putera tetap di posisi ketiga, jauh dari zona promosi.
Dampak terhadap klasemen dan persaingan promosi
Dengan kemenangan 4‑0, Garudayaksa FC mengumpulkan 41 poin, mengukuhkan posisi kedua di wilayah barat. Selisih poin dengan pemuncak klasemen Persipura Jayapura kini hanya tiga poin, menjadikan sisa lima pertandingan sebagai ajang penentuan siapa yang akan melaju ke putaran akhir promosi. Sementara itu, Barito Putera yang hanya menambah satu poin tetap berada di peringkat ketiga dengan 38 poin, tertinggal dua poin dari Persipura. Kegagalan meraih tiga poin pada laga ini menambah beban psikologis pada skuad, terutama mengingat jadwal pertandingan yang padat dalam minggu-minggu mendatang.
Analisis taktik pelatih baru Widodo C Putro
Widodo C Putro membawa filosofi permainan menyerang yang menekankan pergerakan bola tanpa henti dan penggunaan bola mati secara optimal. Keberhasilan Everton Nascimento mencetak gol lewat sundulan pada menit ke‑23 menunjukkan latihan set‑piece yang intensif. Selain itu, peran Andik Vermansyah sebagai penyerang serba bisa memberikan dimensi tambahan pada lini depan. Penggunaan pemain muda seperti Tri Maulana yang mencetak gol penutup menandakan kepercayaan Widodo pada regenerasi talent lokal.
Prospek ke depan bagi kedua tim
Garudayaksa FC kini menatap tiga pertandingan tersisa dengan target jelas: menutup jarak dengan Persipura Jayapura atau bahkan melampaui mereka bila hasil pertandingan lain tidak menguntungkan. Konsistensi serangan dan pertahanan yang tetap solid menjadi kunci. Di sisi lain, Barito Putera harus bangkit dari rasa frustrasi. Pelatih tim diharapkan melakukan penyesuaian taktik, terutama memperbaiki koordinasi lini belakang untuk menghindari kesalahan fatal seperti gol bunuh diri. Pemain seperti Rizki Pora dan Renan Alves perlu meningkatkan konsentrasi pada fase akhir pertandingan.
Secara keseluruhan, pekan ke‑22 Championship Liga 2 2025‑2026 menambah bumbu dramatis dalam perebutan tiket promosi. Garudayaksa FC menunjukkan bahwa perubahan kepelatihan dapat memberikan dampak langsung pada performa tim, sedangkan Barito Putera harus mengatasi tekanan mental untuk kembali ke jalur kemenangan. Pertandingan-pertandingan mendatang akan menentukan siapa yang berhasil mengukir sejarah dengan melaju ke Super League musim depan.
