Keuangan.id – 13 April 2026 | Setelah mengukir kemenangan tipis 1-0 di luar kandang melawan 1. FSV Mainz 05 pada pekan ke-29 Bundesliga, SC Freiburg kembali menegaskan ambisinya di panggung Eropa. Kemenangan yang diraih lewat gol penentu Lucas Höler pada menit ke-47 tidak hanya menambah tiga poin penting di klasemen domestik, melainkan juga menjadi persiapan mental menjelang laga penting di Liga Europa, yakni pertemuan kembali dengan Celta Vigo.
Dalam pertandingan melawan Mainz, Freiburg menampilkan permainan disiplin dan taktis. Tim asuhannya, Julian Schuster, melakukan rotasi besar dengan menurunkan enam pemain baru, menunjukkan kedalaman skuad yang dimilikinya. Sementara itu, pelatih Mainz, Urs Fischer, tetap mengandalkan susunan inti yang hampir sama dengan pertandingan sebelumnya. Kedua tim mengadopsi pendekatan defensif pada awal pertandingan, berusaha mengontrol ruang dan mengurangi risiko kesalahan.
Serangan Freiburg mulai menembus pertahanan Mainz pada menit ke-26 ketika Stefan Posch melancarkan tembakan jarak jauh dari 24 meter. Namun, kiper Atubolu berhasil menghalau bola dengan sentuhan jari, menjaga skor tetap imbang hingga jeda. Usaha Freiburg membuahkan hasil pada menit ke-47, ketika Johan Manzambi melemparkan bola ke dalam kotak penalti, kemudian diteruskan oleh Matthias Ginter kepada Höler yang menegakkan kepala dengan presisi. Gol tersebut menjadi titik balik, memaksa Mainz berusaha mengejar ketertinggalan.
Meski Mainz mencoba membalas melalui tembakan jarak jauh Sheraldo Becker dan aksi penyelamatan spektakuler Daniel Batz, Freiburg tetap menguasai ritme permainan. Penampilan defensif yang solid, khususnya dari bek kiri Matthias Ginter yang meski harus menanggung luka memar di hidung akibat benturan dengan Becker, menambah nilai plus bagi tim. Ginter, yang sempat mengalami mimisan berulang, menegaskan dirinya tetap fokus dan bahkan memberikan assist krusial untuk gol Höler.
Keberhasilan ini memberikan Freiburg harapan untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi internasional. Pada laga balik Liga Europa, Freiburg menghadapi Celta Vigo dalam babak semifinal. Pada pertemuan pertama di Jerman, Freiburg mendominasi dengan kemenangan 3-0, menempatkan mereka pada keunggulan tiga gol. Kemenangan tersebut mempertegas keunggulan taktik Schuster, yang menekankan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.
Berbeda dengan laga domestik yang cenderung ketat, pertandingan melawan Celta Vigo diharapkan lebih terbuka. Tim Spanyol, yang menampilkan gaya permainan menyerang dengan kombinasi teknik tinggi, akan mencari celah untuk mengurangi defisit tiga gol. Namun, catatan Freiburg dalam mengatasi tekanan lawan, seperti yang terlihat dalam pertandingan melawan Mainz, memberi sinyal bahwa mereka mampu menahan serangan lawan sambil memanfaatkan peluang lewat serangan balik.
Sebagai catatan penting, performa pemain kunci seperti Lucas Höler, yang berhasil mencetak gol penentu di Mainz, dan Matthias Ginter, yang meski terluka tetap memberikan kontribusi signifikan, menjadi faktor penentu keberhasilan Freiburg. Kedalaman skuad yang ditunjukkan oleh rotasi Schuster, serta kemampuan kiper Noah Atubolu dalam melakukan penyelamatan krusial, menambah keyakinan bahwa Freiburg memiliki persiapan matang menjelang pertandingan melawan Celta Vigo.
Di sisi lain, Celta Vigo akan mengandalkan pengalaman mereka di kompetisi Eropa, dengan harapan dapat memanfaatkan keunggulan bermain di kandang. Namun, dengan catatan pertahanan Freiburg yang solid dan serangan balik yang cepat, tugas mereka bukanlah hal mudah. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi pertempuran taktis yang menegangkan, di mana setiap kesalahan kecil dapat berakibat fatal.
Dengan kemenangan di Mainz dan keunggulan tiga gol dari laga pertama melawan Celta Vigo, SC Freiburg berada pada posisi yang menguntungkan menjelang semifinal Liga Europa. Namun, tantangan di depan tetap besar. Kesiapan fisik, mental, serta kemampuan untuk menyesuaikan taktik akan menjadi kunci utama dalam menentukan apakah Freiburg dapat melaju ke final dan berpotensi meraih trofi internasional pertama mereka.
Jika Freiburg berhasil mengatasi tekanan dan melanjutkan penampilan impresifnya, klub ini tidak hanya akan menambah prestasi di panggung domestik, tetapi juga menegaskan dirinya sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah Eropa. Sebaliknya, kegagalan dalam mengelola laga kembali melawan Celta Vigo dapat mengubah momentum positif yang telah dibangun selama beberapa pekan terakhir. Semua mata kini tertuju pada Freiburg, menanti aksi mereka di laga penting yang menjanjikan drama sepak bola kelas dunia.
