Keuangan.id – 13 Maret 2026 | Jakarta, 13 Maret 2026 – Aktris Hollywood Emma Stone kembali menjadi sorotan utama musim penghargaan berkat nominasi Best Actress in a Leading Role untuk perannya sebagai Michelle dalam film Bugonia (2025). Nominasi ini menambah deretan tujuh kali ia diakui oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences, termasuk dua piala Oscar yang telah ia bawa pulang untuk La La Land (2016) dan Poor Things (2023).
Rekor dan Signifikansi Nominasi
Pada usia 37 tahun, Stone mencetak rekor sebagai aktris termuda yang mencapai tujuh nominasi Oscar, melampaui pencapaian Meryl Streep yang pertama kali mencapai angka itu pada usia 38 tahun. Lebih penting lagi, Stone menjadi perempuan pertama yang dinominasikan secara bersamaan sebagai produser dan aktris dalam satu film, yakni Bugonia, yang juga masuk dalam kategori Best Picture.
| Tahun | Film | Kategori | Hasil |
|---|---|---|---|
| 2016 | La La Land | Best Actress | Menang |
| 2023 | Poor Things | Best Actress | Menang |
| 2026 | Bugonia | Best Actress | Nominee |
Persaingan Ketat di Kategori Aktris Utama
Meski memiliki rekam jejak gemilang, Stone tidak lagi menjadi favorit tunggal. Sejumlah aktris lain menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang awards season ini. Jessie Buckley, yang memerankan Agnes Shakespeare dalam Hamnet, berhasil mengamuk di ajang BAFTA, Golden Globes, dan Critics’ Choice, sehingga menjadi frontrunner kuat untuk Oscar 2026.
- Jessie Buckley – Hamnet
- Renate Reinsve – Sentimental Value
- Kate Hudson – Bugonia (duet dengan Stone)
- Elle Fanning – Sentimental Value
- Amy Madigan – Weapons
Para kritikus menilai bahwa meskipun Stone menurunkan rambutnya dan menampilkan akting berlapis dalam film yang “absurd namun realistis” ini, Buckley memiliki keunggulan dalam hal konsistensi penghargaan selama setahun terakhir. Jika tren ini berlanjut, peluang Stone untuk mengulang kemenangan menjadi lebih menantang, meski tidak mustahil.
Faktor Penentu Kemenangan
Beberapa elemen dapat mempengaruhi keputusan pemilih Academy:
- Momentum penghargaan: Pemenang di SAG Awards dan BAFTA biasanya memiliki keunggulan pada malam Oscar. Michael B. Jordan, yang baru saja menang SAG untuk perannya di Sinners, menjadi contoh.
- Dukungan industri: Film Bugonia diproduksi oleh Universal Pictures dan mendapat pujian kritis, namun persaingan dari film-film auteur seperti One Battle After Another dan Hamnet tetap kuat.
- Strategi kampanye: Stone berperan ganda sebagai aktris dan produser, memberi timnya kontrol lebih besar atas promosi, tetapi juga menambah beban dalam menyeimbangkan pesan.
Prediksi dan Harapan
Jika mempertimbangkan data historis, aktris yang telah memenangkan dua Oscar sebelumnya memiliki peluang sekitar 12‑15 % untuk kembali menang pada nominasi ketiga. Namun, faktor eksternal seperti popularitas film, keberagaman suara pemilih, dan isu-isu sosial yang sedang berkembang dapat menggeser perhitungan tersebut.
Apapun hasilnya, kehadiran Emma Stone di panggung Oscar 2026 menegaskan posisinya sebagai salah satu talenta paling berpengaruh dalam generasi sekarang. Bagi para penggemar, perjalanan ini tetap menjadi tontonan yang menegangkan hingga pengumuman akhir pada malam 27 Maret 2026.
