Keuangan.id – 26 April 2026 | Jakarta, 25 April 2026 – Suasana bahagia menjelang pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju sempat terganggu oleh unggahan Instagram ayahnya, Ahmad Dhani, yang menuai polemik luas di media sosial. Unggahan tersebut tidak hanya menampilkan foto nostalgia, melainkan juga disertai pesan yang dianggap menyinggung tradisi keluarga.
Jadwal Pernikahan yang Sudah Ditentukan
Pernikahan pasangan muda itu dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, dengan akad nikah pukul 10.00 WIB di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, dan resepsi di Hotel Raffles. Sebelumnya, siraman dijadwalkan pada Sabtu, 25 April, dan akan disiarkan secara televisi nasional. Kedua mempelai juga menggelar acara pengajian terpisah di Kemang dan sebuah hotel di Jakarta Selatan sebagai bagian dari persiapan.
Unggahan Instagram yang Memicu Kontroversi
Melalui akun pribadi, Ahmad Dhani membagikan foto lama bersama El Rumi ketika masih balita, keduanya mengenakan busana formal hitam klasik. Caption pertama berbunyi, “Belajar agama lebih dalam.” Pada slide berikutnya, Dhani menambahkan penjelasan yang merujuk pada hadis Ibnu Majah dan Abu Dawud, menekankan bahwa seorang anak laki‑laki tetap memiliki kewajiban kepada ayah meski sudah menikah. Ia menafsirkan pesan tersebut sebagai wejangan kepada El Rumi yang akan segera memasuki dunia rumah tangga.
Reaksi Warganet dan Media Sosial
Netizen terbagi menjadi dua kubu. Sebagian menilai unggahan itu sebagai nasihat orang tua yang wajar, sementara mayoritas mengkritik pilihan waktu dan cara penyampaian. Salah satu komentar menulis, “Jangan lah dicemari hari bahagia anak dengan posting dan caption begini, nanti‑nanti aja bisa nggak?” Sementara yang lain menanggapi dengan nada sinis, “Hmmmm mulaaaaii mulaaai.” Diskusi ini meluas hingga menjadi trending topic di platform Twitter dan Instagram.
Latar Belakang dan Pernyataan Ahmad Dhani
Dalam sebuah wawancara singkat, Dhani mengaku bangga atas pencapaian putranya, menyebut bahwa mengantar dua dari tiga anaknya ke gerbang pernikahan adalah kebanggaan pribadi. Namun, ia juga mengakui sempat “marah” karena El masih sibuk bekerja menjelang acara penting. “Saya sempat marahin dia juga, dia masih kerja gitu. Iya, harusnya kan dipingit,” ujar Dhani. Ia menegaskan tidak ada pesan khusus yang disampaikan, hanya menyinggung kesibukan anaknya.
Kontroversi Tradisi dan Budaya Keluarga
Para pengamat budaya menilai unggahan Dhani menyinggung norma tradisional Indonesia, di mana nasihat orang tua biasanya disampaikan secara pribadi, bukan di media publik. Menurut mereka, mengangkat topik kewajiban anak laki‑laki kepada ayah pada saat pernikahan dapat menimbulkan persepsi bahwa kebebasan pasangan baru dibatasi. Hal ini memperkuat ketegangan antara nilai tradisional dan kebebasan individu di era digital.
Meski demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa publik tetap menantikan momen sakral El Rumi dan Syifa Hadju. Kedua mempelai telah melamar pada 2 Oktober 2025 di Lauterbrunnen, Swiss, dan melangsungkan lamaran resmi di Hutan Kota Plataran pada 21 Januari 2026. Kisah cinta mereka menjadi sorotan media sejak akhir 2024, dan banyak yang berharap kontroversi ini tidak mengurangi kebahagiaan hari bahagia mereka.
Secara keseluruhan, unggahan Ahmad Dhani menyoroti dinamika keluarga selebriti di era media sosial, di mana pesan pribadi mudah berubah menjadi perdebatan publik. Bagaimana pernikahan El Rumi berlangsung nantinya akan menjadi indikator apakah komentar tersebut berpengaruh pada persepsi publik terhadap tradisi keluarga modern.
