Keuangan.id – 14 April 2026 | Musim 2025/2026 Liga 2 Indonesia memasuki fase krusial menjelang penghujung kompetisi. Pekan ke-24 menjadi saksi persaingan ketat antara dua tim papan atas Grup 1, yaitu Adhyaksa FC dan Garudayaksa FC, yang kini hanya terpisah dua poin. Kemenangan tipis Garudayaksa atas PSMS Medan menambah ketegangan, sementara Adhyaksa mempertahankan keunggulan melalui kemenangan dramatis melawan Persiraja Banda Aceh.
Hasil Pekan ke-24
Pertandingan paling menonjol terjadi pada Sabtu 11 April 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, dimana Garudayaksa FC berhasil menumbangkan PSMS Medan 1-0. Gol tunggal tersebut memastikan Garudayaksa tetap berada di posisi kedua klasemen sementara, selisih hanya dua poin dari pemimpin Adhyaksa FC.
Sementara itu, pada Minggu 12 April 2026, Adhyaksa FC menambah tiga angka melawan Persiraja Banda Aceh di Banten Internasional Stadium, Serang. Laga berakhir 4-3 setelah serangkaian gol balasan yang menguji ketangguhan mental pemain. Di hari yang sama, PSPS Pekanbaru mengamankan kemenangan 3-1 atas Persikad Depok di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.
Di sisi lain, Sriwijaya FC kembali terpuruk dengan kekalahan 2-0 melawan Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Tegal, menegaskan nasib mereka yang sudah hampir pasti terdegradasi ke Liga 3. Sedangkan Sumsel United dan FC Bekasi City berbagi poin setelah berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
Klasemen Sementara Grup 1
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Adhyaksa FC | 47 |
| 2 | Garudayaksa FC | 45 |
| 3 | FC Bekasi City | 38 |
| 4 | Sumsel United | 38 |
| 5 | Persiraja Banda Aceh | 37 |
| 6 | PSPS Pekanbaru | 31 |
| 7 | PSMS Medan | 31 |
| 8 | Persikad Depok | 30 |
| 9 | Persekat Tegal | 26 |
| 10 | Sriwijaya FC | 2 |
Dengan selisih poin yang tipis, dua pekan terakhir kompetisi akan menjadi arena pertarungan sengit. Adhyaksa FC harus menjaga konsistensi serangannya, sementara Garudayaksa FC diprediksi akan meningkatkan intensitas pada laga tandang berikutnya.
Pengaruh Persaingan Liga 2 terhadap Panggung Internasional
Persaingan domestik ini tidak lepas dari sorotan internasional, mengingat beberapa pemain Liga 2 kini menjadi sorotan klub-klub Eropa. Statistik Barcelona di Liga Champions, misalnya, menunjukkan rata‑rata 2,72 gol per pertandingan, menegaskan pentingnya produktivitas menyerang. Meskipun kompetisi berbeda, pelajaran taktik menyerang yang ditunjukkan oleh tim‑tim top Eropa dapat menjadi referensi bagi pelatih Liga 2 yang ingin meningkatkan efisiensi gol.
Jadwal leg kedua perempat final Liga Champions yang akan digelar pada 15 April 2026 juga menambah kegembiraan penggemar sepakbola Indonesia. Pertandingan leg kedua antara Liverpool vs PSG dan Atletico Madrid vs Barcelona akan disiarkan secara langsung melalui SCTV, memberi kesempatan bagi penonton lokal untuk menyaksikan aksi kelas dunia sekaligus menginspirasi tim‑tim Liga 2 dalam mengasah strategi.
Proyeksi Akhir Musim
- Adhyaksa FC: Jika berhasil meraih setidaknya satu poin dalam dua laga terakhir, tim ini berpeluang mengamankan tiket promosi ke Liga 1.
- Garudayaksa FC: Kebutuhan utama adalah mengatasi tekanan di laga tandang, terutama melawan tim‑tim tengah klasemen yang berambisi mengganggu langkah mereka.
- FC Bekasi City & Sumsel United: Kedua tim berada di zona ambisi, namun harus menutup selisih poin dengan Adhyaksa dan Garudayaksa melalui serangkaian kemenangan.
- Sriwijaya FC: Dengan hanya 2 poin, nasib degradasi sudah hampir pasti; fokus mereka beralih pada persiapan kompetisi Liga 3 musim depan.
Secara keseluruhan, pekan ke-24 menegaskan betapa tipisnya margin antara sukses dan kegagalan di Liga 2. Persaingan yang intens, ditambah dengan inspirasi taktik dari kompetisi internasional, menciptakan lanskap sepakbola Indonesia yang semakin kompetitif. Bagi para suporter, sisa pekan kompetisi menjanjikan drama yang tidak boleh dilewatkan.
