Keuangan.id – 29 April 2026 | Sabtu malam menjadi saksi pertarungan sportiva yang tak terlupakan, dengan dua arena utama—Parc des Princes di Paris dan TD Garden di Boston—menyuguhkan aksi menegangkan yang mengguncang penggemar di seluruh dunia.
Semifinal Champions League: PSG Bayern Menoreh Rekor 9 Gol
Pertandingan antara Paris Saint‑Germain dan Bayern Munich berakhir dengan skor fantastis 5‑4, menghasilkan total sembilan gol, rekor tertinggi dalam sejarah semifinal Liga Champions. Gol pertama terbuka lewat penalti Harry Kane untuk Bayern pada menit ke‑16 setelah Luis Diaz terjegal. Delapan menit kemudian, Khvicha Kvaratskhelia mengangkat Bayern kembali dengan tembakan ke sudut bawah.
Paris mengambil alih pada menit ke‑33 ketika João Neves menanduk bola hasil tendangan sudut Ousmane Dembélé. Dembélé kemudian menambah keunggulan menjadi 2‑1 lewat gol penalti setelah wasit meninjau handball Alphonso Davies. Setelah jeda, PSG memperlebar selisih menjadi 5‑2; Kvaratskhelia kembali mencetak gol ke‑3 untuk Bayern, namun Dembélé menambah gol kelima pada menit ke‑58, memanfaatkan tiang gawang.
Bayern tidak menyerah. Dayot Upamecano menyamakannya menjadi 5‑3 dengan sundulan dari tendangan bebas, dan Luis Diaz menutup jarak menjadi 5‑4 setelah golnya divalidasi oleh VAR meski sempat ditandai offside. Pertandingan berlangsung penuh drama, keputusan VAR, serta aksi-aksi individu yang memukau, menjadikan PSG Bayern sebagai contoh klasik sepak bola ofensif.
NBA Playoffs: 76ers vs Celtics Game 5
Pada hari yang sama, turnamen NBA Playoffs mempertemukan Philadelphia 76ers melawan Boston Celtics di Game 5 yang menentukan. Pertandingan dimulai pukul 16.00 PT (19.00 ET) di TD Garden, disiarkan secara langsung oleh ESPN. Celtics memulai dengan keunggulan signifikan, memanfaatkan pertahanan ketat dan tembakan tiga angka yang akurat, sementara 76ers berjuang keras untuk menghindari eliminasi setelah tertinggal 1‑3 dalam seri.
Statistik menunjukkan Celtics memimpin dalam rebound dan assist, namun 76ers menampilkan serangan balik cepat yang dipimpin oleh Joel Embiid. Meskipun tidak ada laporan cedera serius, intensitas permainan mengakibatkan beberapa pemain mengalami kelelahan, menambah ketegangan pada pertandingan yang diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama minggu ini.
Kondisi Kevin Durant di Playoffs
Sementara itu, sorotan lain mengarah pada Houston Rockets dan bintang mereka, Kevin Durant. Durant, yang masih mengalami cedera pergelangan kaki kiri, terus menjalani program rehabilitasi intensif, termasuk penggunaan treadmill anti‑gravity. Pelatih Ime Udoka menyatakan bahwa kondisi Durant berada pada status “day to day, game to game,” namun kemungkinan besar ia tidak akan tampil pada Game 5 melawan Los Angeles Lakers.
Durant belum berlatih secara penuh dalam tiga pertandingan terakhir, namun terlihat berlari ringan di sesi latihan terakhir. Jika ia kembali, dampak pada serangan Rockets bisa sangat signifikan mengingat peranannya sebagai pencetak poin utama. Namun, tim harus bersiap menghadapi skenario tanpa Durant, mengandalkan pemain seperti Jalen Green dan Alperen Şengün untuk mengisi kekosongan.
Ketiga peristiwa ini menegaskan betapa sport global terus menawarkan cerita-cerita epik, dari gol-gol spektakuler di Eropa hingga duel basket yang menentukan nasib playoff. Penggemar di seluruh dunia menantikan kelanjutan dari drama ini, dengan pertanyaan besar: akankah PSG Bayern melaju ke final, atau apakah Celtics akan menutup seri melawan 76ers, sementara Durant kembali bersinar di arena NBA?
