Keuangan.id – 25 April 2026 | Stadion Francis-Le Ble menjadi saksi pertarungan sengit pada pekan ke-30 Ligue 1 antara tuan rumah Brest dan tamu RC Lens. Pertandingan yang dimulai dengan dominasi penuh Brest berakhir dengan hasil imbang 3-3 setelah aksi menakjubkan dari Lens pada babak kedua.
Awal Pertandingan: Brest Menguasai Panggung
Menjelang menit ke-7, Brest membuka skor lewat gol cepat Daouda Guindo yang memanfaatkan ruang di lini pertahanan Lens. Kecepatan Guindo dan ketepatan tembakan membuat penjaga gawang Lens harus berjuang keras, namun bola tetap masuk ke jaringan.
Kurang dari dua belas menit kemudian, Lens masih tertekan ketika Lucas Tousart menambah keunggulan Brest pada menit ke-23. Tendangan kepala Tousart dari sudut kotak penalti mengelak dari pertahanan Lens dan menambah beban psikologis pada tim tamu.
Puncak dominasi Brest tercapai pada menit ke-38 ketika Eric Junior Dina Ebimbe menutup skor menjadi 3-0. Gol tersebut menegaskan keunggulan Brest sebelum jeda, memberi sinyal bahwa mereka siap menambah poin penting dalam perebutan posisi menengah klasemen.
Babak Kedua: Lens Bangkit dengan Tekanan Tak Henti
Setelah jeda, RC Lens muncul dengan strategi menyerang yang lebih agresif. Pada menit ke-60, Florian Thauvin membuka kembali harapan Lens dengan gol yang mengubah skor menjadi 3-1. Thauvin menerima umpan lepas dan menaklukkan kiper Brest dengan tembakan keras ke sudut atas gawang.
Empat menit kemudian, Abdallah Sima menambah gol Lens menjadi 3-2. Sima memanfaatkan kesalahan pertahanan Brest, mengirimkan bola ke dalam kotak penalti dan menembak dengan akurasi tinggi.
Menjelang akhir pertandingan, dalam tambahan waktu, Allan Saint-Maximin menjadi pahlawan bagi Lens. Menggunakan kecepatan dan dribbling khasnya, Saint-Maximin memanfaatkan umpan matang untuk menyeimbangkan skor menjadi 3-3 pada menit ke-90+2. Gol ini memastikan Lens menghindari kekalahan dan mencuri satu poin berharga.
Implikasi Klasemen dan Statistik
- RC Lens kini berada di posisi kedua klasemen Ligue 1 dengan 63 poin, tertinggal tiga poin dari pemuncak Paris Saint-Germain.
- Brest tetap berada di peringkat ke-10 dengan 38 poin, masih jauh dari zona Eropa.
- Statistik tembakan menunjukkan Brest menguasai 55% penguasaan bola, namun Lens memiliki akurasi tembakan yang lebih tinggi di babak kedua.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pelatih Lens memuji mentalitas timnya, menyatakan bahwa “kami tidak pernah menyerah dan terus menekan hingga akhir”. Sementara itu, pelatih Brest menilai bahwa meskipun kehilangan keunggulan, timnya tetap menunjukkan kualitas serangan yang baik.
Allan Saint-Maximin, yang mencetak gol penyeimbang, mengekspresikan kebahagiaannya: “Saya senang bisa membantu tim dalam momen krusial. Kami akan terus berjuang untuk mencapai target musim ini.”
Dengan hasil ini, pertarungan di puncak klasemen Ligue 1 menjadi semakin ketat, sementara pertandingan selanjutnya akan menentukan apakah Lens mampu menutup jarak dengan PSG atau justru terjebak di zona persaingan Eropa.
