Keuangan.id – 04 Mei 2026 | Tesla resmi meluncurkan varian baru Model 3 yang diproduksi di pabrik Shanghai, China. Dengan harga yang memecahkan rekor terendah, model ini menjadi titik balik penting bagi strategi produksi global Tesla.
Spesifikasi Utama
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Tipe | Premium RWD |
| Baterai | Long‑range, 75 kWh |
| Jarak Tempuh | ~560 km (WLTP) |
| Kecepatan Maksimum | 225 km/jam |
| 0‑100 km/jam | 5,6 detik |
Strategi Produksi dan Harga
Dengan memanfaatkan fasilitas manufaktur di China, Tesla berhasil menurunkan biaya komponen dan logistik, yang memungkinkan penetapan harga kompetitif. Harga varian Premium RWD kini berada di bawah $30.000 (sekitar Rp450 jutaan), menjadikannya mobil listrik paling terjangkau di pasar internasional.
Strategi ini tidak hanya memperkuat posisi Tesla di pasar Asia, tetapi juga memberi tekanan pada kompetitor lokal untuk menurunkan harga. Penggunaan suku cadang lokal dan skala produksi besar menjadi kunci utama keberhasilan harga historis ini.
Selain itu, Tesla berencana memperluas kapasitas produksi di Shanghai hingga 2025, menargetkan output tahunan lebih dari 500.000 unit. Peningkatan kapasitas diperkirakan akan menurunkan biaya per unit lebih lanjut, membuka peluang untuk varian entry‑level yang lebih murah.
Keputusan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah China yang mendukung adopsi kendaraan listrik melalui insentif pajak dan pembangunan infrastruktur pengisian daya.
