Keuangan.id – 04 Mei 2026 | CIMB Niaga mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp 2,3 triliun pada kuartal pertama tahun 2026, yang setara dengan earnings per share (EPS) sebesar Rp 70,20. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Rincian Kinerja Keuangan
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Laba Sebelum Pajak | Rp 2,3 triliun |
| Earnings per Share (EPS) | Rp 70,20 |
Dengan pencapaian tersebut, Laba Konsolidasi CIMB Niaga berada pada posisi yang kuat di tengah tantangan ekonomi global. Peningkatan profitabilitas didorong oleh pertumbuhan kredit, efisiensi operasional, dan diversifikasi produk layanan keuangan.
Faktor Pendukung Pertumbuhan
- Peningkatan portofolio kredit ritel dan korporasi.
- Implementasi teknologi digital yang memperluas jangkauan nasabah.
- Pengendalian biaya operasional melalui program efisiensi.
Manajemen bank menargetkan pertumbuhan laba bersih yang berkelanjutan sepanjang tahun 2026, dengan harapan kontribusi pendapatan non-bunga terus meningkat.
