Keuangan.id – 11 April 2026 | Hubungan strategis antara Kamerun dan China semakin menguat, menembus dua ranah utama: infrastruktur publik yang didanai oleh perusahaan China dan jejak pemain sepak bola Kamerun yang meniti karier di liga Tiongkok sebelum meluncur ke klub Eropa ternama. Kombinasi ini mencerminkan dinamika ekonomi, politik, dan olahraga yang saling memengaruhi dalam era globalisasi.
Proyek Infrastruktur Besar di Douala
Pemerintah kota Douala baru-baru ini mengalokasikan dana sebesar CFA 1,8 miliar untuk memberikan kompensasi kepada 300 rumah tangga yang terdampak oleh pembangunan Jalan Wouri Riverside. Proyek ini, yang mencakup 1,5 kilometer jalur strategis antara bundaran Maetur dan Denver, diharapkan selesai dalam dua bulan pertama dan menjadi bagian dari rencana penyelesaian total pada tahun 2027.
Pendanaan utama proyek berasal dari pinjaman CFA 41,4 miliar yang disalurkan oleh China First Highway Engineering Company (CFHEC). Perusahaan China tersebut tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga memegang peran sebagai kontraktor utama, menandakan kepercayaan Kamerun pada kemampuan teknis dan finansial Tiongkok.
- Anggaran kompensasi: CFA 1,8 miliar untuk 300 rumah tangga.
- Jarak proyek fase pertama: 1,5 km, menghubungkan bundaran Deïdo ke bundaran Maetur.
- Target penyelesaian total: 2027, sesuai kontrak 24 bulan.
- Pinjaman China: CFA 41,4 miliar melalui CFHEC.
- Manfaat: Mengurangi kemacetan di distrik ke-3 dan ke-5, serta memperbaiki akses ke pusat administrasi Bonanjo dan kawasan komersial Akwa.
Keberhasilan proyek ini dipandang sebagai tolok ukur kemampuan Kamerun untuk mengelola investasi asing besar, sekaligus meningkatkan citra China sebagai mitra pembangunan infrastruktur di Afrika Barat.
Jejak Albert Baning: Dari China ke Paris Saint‑Germain
Di bidang olahraga, nama Albert Baning, gelandang internasional Kamerun, kembali menjadi sorotan setelah resmi menandatangani kontrak dengan Paris Saint‑Germain (PSG). Sebelumnya, Baning menghabiskan satu musim di klub Zhuhai Anping, China, yang memberinya pengalaman bermain di lingkungan kompetitif Asia.
Baning mengungkapkan bahwa masa tinggalnya di China memberikan pelajaran berharga, terutama dalam hal disiplin profesional dan adaptasi taktik. “Pengalaman di China membuat saya tumbuh sebagai pemain,” ujarnya dalam pernyataan resmi klub.
Transfer ini menandai langkah penting bagi pemain Kamerun yang ingin menembus panggung sepak bola Eropa. PSG, yang dikenal dengan ambisi meraih gelar domestik dan internasional, melihat potensi Baning untuk menambah kedalaman skuad tengah.
- Klub asal: Zhuhai Anping (China).
- Klub tujuan: Paris Saint‑Germain (Prancis).
- Usia saat transfer: 21 tahun.
- Harapan: Memperkuat lini tengah PSG dan meningkatkan eksposur pemain Kamerun di Eropa.
Langkah Baning mencerminkan tren pemain Afrika yang menggunakan liga China sebagai batu loncatan menuju kompetisi top Eropa, sekaligus menegaskan peran China dalam mengembangkan bakat sepak bola Afrika.
Implikasi Geopolitik dan Ekonomi
Keterlibatan China di Kamerun tidak terbatas pada infrastruktur dan olahraga. Laporan terbaru menunjukkan peningkatan defisit perdagangan antara Uni Eropa dan China sebesar 18% pada tahun 2025, menandakan pergeseran aliran perdagangan global yang memengaruhi negara-negara seperti Kamerun yang menjadi titik pertemuan investasi China dan akses pasar Barat.
Dengan proyek jalan raya yang dibiayai oleh pinjaman China, Kamerun memperkuat ketergantungan pada modal asing, namun juga membuka peluang kerja bagi ribuan pekerja lokal dan meningkatkan konektivitas regional. Di sisi lain, keberhasilan pemain seperti Baning menyoroti soft power China melalui liga sepak bola yang menarik talenta internasional.
Secara keseluruhan, sinergi antara proyek infrastruktur besar dan mobilitas pemain sepak bola menegaskan bahwa hubungan Kamerun‑China kini bersifat multidimensi, meliputi aspek ekonomi, sosial, dan budaya.
Ke depan, pengawasan terhadap penggunaan dana pinjaman, transparansi proses kompensasi, serta dukungan terhadap pengembangan bakat lokal akan menjadi faktor kunci untuk memastikan bahwa kemitraan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi kedua belah pihak.
