Keuangan.id – 15 Maret 2026 | Boston Celtics kembali menjadi sorotan setelah kekalahan tipis 112-108 melawan Oklahoma City Thunder pada laga terakhir pekan ini. Meskipun hasilnya mengecewakan, para mantan juara NBA menyatakan Celtics masih menjadi favorit di Eastern Conference, menyoroti kedalaman skuad dan performa pemain kunci.
Analisis Kekalahan dan Prospek Eastern Conference
Tim Thunder mengandalkan serangan cepat dan pertahanan ketat, memaksa Celtics bermain di luar zona nyaman mereka. Jayson Tatum mencetak 28 poin, namun kurang dukungan dari rekan-rekannya di sisi pertahanan. Sementara itu, Nikola Vucevic yang masih dalam proses pemulihan cedera jari, absen pada laga ini, menambah beban pada frontcourt Boston.
Namun, komentator dan mantan pemain NBA menilai bahwa kekalahan ini bukanlah tanda penurunan, melainkan ujian ketahanan tim menjelang playoff. Dengan jadwal sisa pertandingan yang masih panjang, Celtics diproyeksikan mampu kembali mengumpulkan kemenangan penting.
Kemenangan Dramatis atas Wizards
Tak lama sebelum pertemuan dengan Thunder, Celtics berhasil mengalahkan Washington Wizards 111-100 berkat penampilan gemilang Neemias Queta yang mencatat double‑double (12 poin, 12 rebound). Queta, yang menjadi pusat pertahanan, membantu menutup celah di papan atas setelah Vucevic cedera.
Kemenangan tersebut menegaskan peran vital pemain frontcourt lokal dalam menstabilkan tim. Sementara itu, Jayson Tatum kembali menunjukkan kemampuan mencetak poin, menambah 22 poin di laga melawan Wizards.
Pergerakan Daftar Pemain: Penambahan dan Kontrak Baru
- Celtics menandatangani guard rookie dua‑arah ke roster utama, memperkuat kedalaman posisi point guard.
- Tim juga melaporkan penandatanganan veteran Charles Bassey pada kontrak 10‑hari. Bassey, yang menorehkan rata‑rata 15,3 poin, 11,0 rebound, dan 2,0 blok di Summer League, diharapkan menjadi asuransi frontcourt di samping Queta dan Luka Garza, sementara Vucevic menjalani rehabilitasi.
- Kontrak pendek ini mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Dalano Banton dan John Tonje, yang kontrak 10‑hari mereka berakhir pada 1 Maret.
Penambahan Bassey dipandang strategis karena Boston berada tepat di bawah ambang batas pajak mewah NBA, sehingga klub mengutamakan pemain yang familiar dan berpengalaman tanpa menambah beban gaji besar.
Reaksi Penggemar dan Kontroversi Konfirmasi NBA
Di tengah dinamika on‑court, keputusan NBA mengenai konfirmasi jadwal pertandingan dan kebijakan cedera menimbulkan kegelisahan di kalangan suporter Celtics. Beberapa fans merasa keputusan tersebut tidak memberikan kepastian dan menambah tekanan pada tim yang tengah berjuang meraih posisi playoff.
Meskipun demikian, optimisme tetap mengalir. Pelatih Joe Mazzulla menegaskan kepercayaan pada pemain muda dan veteran, serta menekankan pentingnya konsistensi defensif. “Kami memiliki semua elemen untuk bersaing di konferensi timur, dan setiap tantangan akan kami jadikan pelajaran,” ujarnya dalam konferensi pers pasca‑laga.
Dengan jadwal sisa yang melibatkan pertandingan melawan tim-tim papan atas Eastern Conference, Celtics diharapkan dapat memanfaatkan kedalaman skuad dan kehadiran pemain baru untuk memperbaiki catatan mereka. Jika Queta, Tatum, dan Bassey dapat berkolaborasi secara sinergis, peluang Boston untuk melaju ke babak playoff dan bersaing hingga final tampak semakin realistis.
Secara keseluruhan, meski kekalahan melawan Thunder menambah catatan pahit, Celtics tetap berada di jalur yang tepat. Kombinasi antara penyesuaian taktik, penambahan pemain berpengalaman, serta dukungan mantan juara NBA memberikan harapan bahwa tim Boston akan kembali menguasai panggung Eastern Conference dalam beberapa minggu ke depan.
