Keuangan.id – 20 April 2026 | Bandar Lampung, 19 April 2026 – Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, secara resmi memperkenalkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Bustami Zainudin, sebagai kader baru PSI. Pengumuman tersebut disampaikan dalam rapat kerja wilayah (Rakerwil) sekaligus pelantikan pengurus DPW PSI Lampung, menandai langkah strategis partai menjelang Pemilu 2029.
Kedatangan Bustami Zainudin ke PSI
Bustami Zainudin, yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh politik daerah dengan jaringan luas di 15 kabupaten/kota Lampung, menyatakan komitmen penuh untuk menguatkan basis PSI di provinsi tersebut. Kaesang menegaskan bahwa kehadiran Bustami bukan sekadar penambahan nama, melainkan upaya memperkuat struktur partai dari level desa hingga kecamatan.
“Beliau sudah commit kepada saya untuk loyal kepada PSI, jadi silakan dikolaborasikan dengan Pak Bustami. Saya rasa beliau orangnya terbuka,” ujar Kaesang. Ia menambahkan bahwa seluruh Ketua DPC PSI di Lampung diharapkan tidak ragu menjalin kolaborasi dengan Bustami untuk mempercepat persiapan verifikasi partai dan mesin politik menjelang 2029.
Strategi PSI di Lampung
- Ekspansi ke 15 kabupaten/kota Lampung melalui kunjungan intensif dan pertemuan dengan kader daerah.
- Pembangunan infrastruktur partai di tingkat desa, dengan target 40% desa sudah memiliki struktur aktif dalam 2‑3 bulan ke depan.
- Persiapan verifikasi partai pada tahun depan sebagai prasyarat pencalonan di Pemilu 2029.
Kaesang menekankan pentingnya sinergi antar‑kader untuk mengubah lampu hijau partai menjadi mesin politik yang solid. “Kita akan menghadapi Pemilu 2029. Sebelum itu ada verifikasi partai, kemungkinan tahun depan,” tegasnya.
Target Ambisius PSI di Banten 2029
Secara paralel, Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni, mengumumkan target ambisius partai di provinsi Banten. Berdasarkan peningkatan 200% pada Pemilu 2024 (dari 1 menjadi 3 kursi DPRD), PSI menargetkan sembilan kursi DPRD di Banten pada Pemilu 2029.
Raja Antoni menambahkan bahwa pertumbuhan kursi PSI tidak boleh melampaui jumlah kursi Partai Gerindra, menandakan strategi koalisi yang hati‑hati. “Kita akan naik jadi 200 persen, kalau 1 jadi 2, kalau 3 berarti jadi 9, rumusannya cuma satu, tidak boleh melampaui Gerindra,” ujarnya saat acara Halal Bihalal DPW PSI Banten yang dihadiri Gubernur Banten, Andra Soni.
- Target: 9 kursi DPRD Banten.
- Strategi: memperkuat jaringan di tingkat kecamatan dan desa, dengan sekitar 40% desa sudah memiliki struktur aktif.
- Koordinasi dengan partai mitra, khususnya Gerindra, untuk memastikan pertumbuhan bersama.
Persiapan Verifikasi dan Mesin Politik
Kedua pimpinan PSI menekankan bahwa kesiapan infrastruktur partai menjadi prasyarat utama. Di Lampung, fokus pada desa‑desa strategis, sedangkan di Banten, penekanan pada kecamatan dan pembentukan tim lapangan.
Raja Antoni menyatakan bahwa dalam 2‑3 bulan ke depan, seluruh struktur desa di Banten akan selesai dibangun, sehingga mesin politik dapat “dipanaskan” menjelang pemilihan. Kaesang menambahkan bahwa kolaborasi antar‑kader harus bersifat inklusif, tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Harapan ke Depan
Kedua tokoh menutup pertemuan dengan harapan bahwa kehadiran Bustami Zainudin dan target ambisius di Banten akan menjadi katalisator pertumbuhan PSI secara nasional. “Semoga nanti bisa maju DPR RI lewat PSI,” kata Kaesang, mengisyaratkan potensi Bustami untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.
Jika strategi ini berhasil, PSI tidak hanya akan memperkuat posisinya di Lampung dan Banten, tetapi juga dapat meningkatkan representasi di parlemen nasional pada Pemilu 2029, menandai babak baru dalam dinamika politik Indonesia.
