Bosnia Herzegovina Menggebrak Kualifikasi World Cup 2026, Italia Tersingkir Usai Adu Penalti

Bosnia Herzegovina Menggebrak Kualifikasi World Cup 2026, Italia Tersingkir Usai Adu Penalti
Bosnia Herzegovina Menggebrak Kualifikasi World Cup 2026, Italia Tersingkir Usai Adu Penalti

Keuangan.id – 01 April 2026 | Turnamen kualifikasi Piala Dunia 2026 menyaksikan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepakbola Eropa ketika Bosnia Herzegovina berhasil menyingkirkan Italia pada laga playoff yang dramatis. Pertandingan kembali ke jalur penalti setelah dua leg yang berimbang, dan gol-gol krusial Bosnia memastikan mereka melaju ke ajang utama, sementara Italia mengalami kegagalan ketiga berturut‑turut untuk lolos ke Piala Dunia.

Rangkaian Pertandingan Playoff

Playoff UEFA 2026 melibatkan delapan tim yang bersaing untuk tiga tiket terakhir ke turnamen yang akan digelar bersama antara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Bosnia Herzegovina ditempatkan melawan Italia, sementara tim‑tim lain seperti Swedia, Turki, dan Irak juga berjuang di jalur yang sama.

Pertandingan pertama antara Bosnia dan Italia berakhir imbang 0‑0 di Sarajevo, menandakan pertarungan ketat yang akan berlanjut ke leg kedua di Milan. Di San Siro, Italia sempat unggul lewat gol penalti pada menit ke‑73, namun Bosnia berhasil menyamakan kedudukan dua menit kemudian melalui serangan balik cepat. Skor akhir 1‑1 membuat kedua tim melaju ke babak tambahan waktu, yang tidak menghasilkan gol tambahan.

Adu Penalti yang Menegangkan

Setelah 120 menit permainan, keputusan ditentukan lewat adu penalti. Italia, yang sebelumnya gagal lolos pada dua kesempatan sebelumnya, menampilkan kiper yang tangguh namun tidak berhasil menghentikan tembakan kunci Bosnia. Penjaga gawang Bosnia, Asmir Begović, menyelamatkan timnya dengan dua penyelamatan krusial, termasuk tendangan penalti yang ditendang oleh Andrea Belotti.

Dengan hasil akhir penalti 5‑3 untuk Bosnia, tim Balkan melaju ke Piala Dunia 2026, meninggalkan Italia dengan kekecewaan mendalam. Kegagalan ini menandai kegagalan ketiga Italia secara berurutan untuk masuk ke turnamen terbesar sepakbola dunia.

Dampak Kualifikasi Terhadap Italia

  • Sejarah yang Suram: Italia sebelumnya tidak lolos pada 2018 dan 2022, menjadikan kegagalan kali ini sebagai titik terendah dalam sejarah modern tim nasional.
  • Tekanan pada Manajer: Andrea Pirlo, yang baru menjabat sebagai pelatih kepala, kini berada di bawah sorotan tajam dari media dan penggemar.
  • Kebijakan Rekrutmen: Kegagalan berulang mendorong federasi untuk meninjau kebijakan pengembangan pemain muda dan strategi taktik.

Keberhasilan Bosnia Herzegovina

Keberhasilan Bosnia tidak terlepas dari performa impresif para pemain kunci. Penyerang Edin Džeko, yang kembali menunjukkan kualitasnya, mencetak gol penting pada leg kedua dan memimpin serangan tim. Di sisi pertahanan, kapten Sead Kolašinac memberikan kestabilan dan kepemimpinan.

Selain itu, taktik yang diterapkan pelatih Bosnia, Srećko Gulić, menekankan pertahanan disiplin dan serangan balik cepat, yang terbukti efektif melawan tim-tim kuat seperti Italia.

Reaksi Internasional dan Prospek Piala Dunia 2026

Keberhasilan Bosnia menambah warna pada grup Piala Dunia 2026 yang kini berjumlah 48 tim. Tim Balkan akan bergabung dengan 45 tim lain, termasuk negara tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Analisis pra‑turnamen menyebut bahwa Bosnia memiliki peluang untuk menjadi tim penggoncang, terutama mengingat gaya bermain defensif‑kontra‑serang yang mereka tunjukkan selama kualifikasi.

Di sisi lain, Italia harus kembali ke papan gambar, menyiapkan kembali skuad untuk siklus kualifikasi berikutnya serta memperbaiki masalah mental dan taktis yang tampak selama playoff.

Secara keseluruhan, drama playoff ini menegaskan betapa kompetitifnya proses kualifikasi Piala Dunia 2026. Bosnia Herzegovina membuktikan bahwa tekad, disiplin, dan eksekusi taktik dapat mengalahkan tradisi dan prestise, sementara Italia dihadapkan pada pertanyaan besar tentang arah masa depan tim nasional mereka.

Exit mobile version