Keuangan.id – 06 Mei 2026 | Persaingan memperebutkan gelar juara Super League 2025/2026 kini memasuki fase krusial menjelang tiga laga terakhir. Borneo FC berhasil menambah tiga poin penting setelah mengalahkan Persita Tangerang 2-0 pada laga pekan ke-31, sehingga menyamai poin Persib Bandung di puncak klasemen sementara. Sementara itu, Persebaya Surabaya menatap peluang masuk lima besar, menambah ketegangan di papan tengah atas.
Klasemen Terkini
Setelah hasil laga terakhir, Borneo FC dan Persib Bandung masing-masing mengoleksi 72 poin dari 31 pertandingan. Persib masih menempati posisi pertama berkat keunggulan head‑to‑head melawan Borneo FC, sementara Borneo berada tepat di belakang. Di posisi ketiga, Persija Jakarta mengumpulkan 65 poin, dan Persebaya Surabaya berada di urutan keempat dengan 61 poin, selisih tipis dari zona lima besar.
Perjuangan Borneo FC
Di Stadion Segiri, Samarinda, Borneo FC menunjukkan dominasinya sejak menit awal. Gol pertama tercipta pada menit ke‑38 lewat aksi cepat Mariano Peralta yang memanfaatkan kesalahan pertahanan Persita. Pada babak kedua, Borneo semakin menguasai setelah Persita kehilangan satu pemain pada menit ke‑58 karena kartu merah Rayco Rodriguez. Keunggulan numerik dimanfaatkan dengan baik, dan pada menit ke‑88, pemain pengganti Muhammad Sihran menambah satu gol lagi, memastikan kemenangan 2-0.
Pelatih Pieter Huistra mengungkapkan bahwa kemenangan ini menjadi suntikan mental penting menjelang tiga laga penentu. “Kami harus tetap fokus dan mengoptimalkan setiap peluang, terutama melawan tim-tim papan tengah yang masih berbahaya,” ujar Huistra dalam konferensi pasca‑pertandingan.
Strategi Persib Bandung
Persib Bandung mempertahankan keunggulan dengan kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada pekan sebelumnya. Tim Maung Bandung mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Kepala pelatih, yang belum disebutkan namanya dalam sumber, menegaskan pentingnya mengamankan tiga poin dalam tiga laga tersisa untuk mengamankan gelar.
Jika Persib menang di semua laga terakhir, mereka akan mengunci gelar meski Borneo FC berhasil meniru poin. Namun, tekanan semakin tinggi karena Borneo FC memiliki selisih head‑to‑head yang tidak menguntungkan.
Ambisi Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya, yang berada di urutan keempat, menargetkan poin penuh dalam dua laga mendatang untuk melaju ke zona lima besar. Tim Laskar Jember ini harus mengatasi pertandingan melawan tim-tim yang sedang berjuang menghindari degradasi, sekaligus mengantisipasi serangan balik dari tim papan atas.
Pelatih Persebaya menekankan pentingnya konsistensi dan disiplin taktis. “Kami tidak ingin terjebak dalam zona menengah. Setiap pertandingan harus dimaksimalkan,” kata pelatih dalam pernyataan resmi klub.
Jadwal Penentu
- Persib Bandung: menghadapi Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persik Kediri.
- Borneo FC: melawat Bali United, Persijap Jepara, dan menjamu Malut United di kandang.
- Persebaya Surabaya: akan bertanding melawan PSIS Semarang dan PSS Sleman.
Ketiga tim memiliki jadwal yang menantang. Persib harus mengumpulkan poin melawan rival tradisional Persija, sementara Borneo akan menguji diri melawan Bali United yang berada di papan tengah. Persebaya harus mengoptimalkan peluang melawan tim yang sedang berjuang.
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat berharga. Persaingan di puncak Super League diprediksi akan berlanjut hingga peluit akhir, menyiapkan drama akhir musim yang menggiurkan bagi para penggemar sepakbola Indonesia.
