Keuangan.id – 22 Mei 2026 | BLT Kesra Rp900.000 kembali menjadi perhatian masyarakat setelah banyak warga mempertanyakan kelanjutan pencairannya pada 2026. Program bantuan tersebut sebelumnya diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) sebesar Rp300.000 per bulan dan dicairkan sekaligus Rp900.000 untuk periode tiga bulan.
Penyaluran BLT Kesra
Di tengah penerapan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah kini menggunakan kategori desil sebagai salah satu acuan utama penyaluran bansos. Karena itu, tidak semua masyarakat otomatis kembali menerima BLT Kesra pada 2026. Status desil menjadi faktor penting yang menentukan apakah seseorang masuk kelompok prioritas penerima bantuan sosial atau tidak.
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi terkait kelanjutan pencairan BLT Kesra pada 2026. Program bantuan tersebut diketahui telah memasuki tahap akhir penyaluran yang dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2025.
Syarat Penerima BLT Kesra
BLT Kesra diprioritaskan bagi masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 atau kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Meski begitu, Kemensos menegaskan bahwa status desil bersifat dinamis sehingga dapat berubah mengikuti kondisi ekonomi masing-masing masyarakat.
Penilaian desil dilakukan berdasarkan berbagai indikator, antara lain: pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, penggunaan listrik, hingga kepemilikan aset. Terdapat 10 kelompok desil dalam DTSEN. Desil 1 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Cara Cek Penerima BLT Kesra
Masyarakat tetap dapat melakukan pengecekan untuk mengetahui peluang menerima bantuan sosial tahun ini. Pengecekan status penerima BLT Kesra dapat dilakukan secara online melalui laman resmi milik Kemensos dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Setelah itu, sistem akan menampilkan status penerima bansos beserta jenis bantuan sosial yang tercatat atas nama masyarakat. Pemerintah juga mengimbau agar selalu berhati-hati terhadap informasi palsu terkait pencairan BLT Kesra 2026 yang banyak beredar di media sosial.
Pastikan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi pemerintah seperti Kemensos atau aplikasi Cek Bansos agar terhindar dari penipuan maupun penyalahgunaan data pribadi.
Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial harus dilakukan tepat sasaran dan tepat waktu agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah saat ini juga terus melakukan evaluasi data penerima agar bansos tidak salah sasaran.
