Keuangan.id – 24 April 2026 | Bank Raya menegaskan posisinya di industri perbankan Indonesia dengan mencatat kinerja positif pada kuartal I tahun 2026. Peningkatan signifikan dalam segmen bisnis digital menjadi pendorong utama pertumbuhan laba bersih.
Prestasi Kuartal I 2026
| Indikator | Kuartal I 2025 | Kuartal I 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih (miliar Rp) | 1.80 | 2.02 | +12% |
| Rasio NPL | 2.10% | 1.85% | -12% |
| Rasio CAR | 18.5% | 19.2% | +3.8% |
| Transaksi Digital (juta) | 45 | 58 | +28.9% |
Angka-angka di atas menunjukkan bahwa strategi digitalisasi Bank Raya mulai memberi hasil. Volume transaksi melalui kanal digital meningkat hampir 30 persen, mengurangi biaya operasional dan memperluas basis nasabah.
Strategi Bisnis Digital
- Peluncuran platform mobile banking yang terintegrasi dengan layanan fintech.
- Peningkatan fitur keamanan berbasis AI untuk melindungi data nasabah.
- Kerjasama dengan e‑commerce besar untuk memfasilitasi pembayaran dan pinjaman mikro.
Selain itu, bank terus memperkuat tata kelola risiko dengan menurunkan rasio NPL dan meningkatkan kecukupan modal. Hal ini memperkuat kepercayaan investor dan memberi ruang bagi ekspansi produk digital lebih lanjut.
Dengan kinerja kuartal pertama yang solid, Bank Raya menargetkan pertumbuhan laba tahunan di atas 15 persen dan memperluas jaringan layanan digital ke seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2026.
