Keuangan.id – 09 Mei 2026 | Bank Indonesia (BI) menyoroti risiko keuangan global yang makin terhubung akibat digitalisasi. Perlunya kebijakan terintegrasi antarotoritas untuk menghadapi risiko ini sangat penting.
Digitalisasi telah membuat sistem keuangan menjadi semakin terhubung. Hal ini meningkatkan risiko keuangan karena gangguan pada satu bagian sistem dapat berdampak pada bagian lainnya.
Oleh karena itu, BI menekankan pentingnya kebijakan terintegrasi antarotoritas untuk menghadapi risiko keuangan ini. Kebijakan ini dapat membantu mengurangi risiko keuangan dan menjaga stabilitas sistem keuangan.
