Keuangan.id – 23 Mei 2026 |
Bank Indonesia (BI) tetap optimistis bahwa kredit perbankan akan terus tumbuh meskipun yield Surat Berharga Negara (SBN) atau SRBI tinggi dan BI Rate naik. Hal ini karena bank harus cermat dalam mengelola portofolio kredit mereka dan ada insentif besar yang menanti. Dalam strategi perbankan, kredit merupakan salah satu sumber pendapatan utama. Oleh karena itu, bank harus terus meningkatkan kualitas kredit dan mengelola risiko dengan baik. Dampak kenaikan BI Rate dan SRBI terhadap kredit perbankan tidaklah signifikan, karena bank telah mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan tersebut. Dengan demikian, kredit perbankan tetap akan tumbuh dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
