Keuangan.id – 25 Mei 2026 |
Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai keluarnya sejumlah saham Indonesia dari indeks FTSE Russell merupakan konsekuensi jangka pendek dari reformasi. BEI berpendapat bahwa keputusan ini tidak akan berdampak besar pada pasar saham Indonesia. BEI juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan pasar dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar. Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa saham Indonesia telah didepak dari indeks FTSE Russell, yang merupakan salah satu indeks saham global yang paling populer. Ini merupakan konsekuensi dari reformasi yang dilakukan oleh FTSE Russell untuk memperbarui komposisi indeksnya.
