Keuangan.id – 04 April 2026 | Bank Central Asia (BCA) kembali meluncurkan program Genera‑Z Berbakti, sebuah inisiatif yang mengundang mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau pengabdian masyarakat di desa‑desa wisata yang menjadi binaan Bakti BCA.
Program ini berbentuk call for proposal. Setiap tim yang terdiri dari 10–12 mahasiswa lintas program studi dapat mengajukan dua isu utama, antara lain pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM, pendidikan, lingkungan, kesehatan, atau budaya. Empat tim terpilih akan menerima pendanaan, pelatihan, serta pendampingan selama satu bulan pelaksanaan, dan tim terbaik akan mendapatkan penghargaan tambahan senilai ratusan juta rupiah serta sertifikat.
- Pendaftaran dibuka hingga 24 April 2026.
- Pengumuman finalis pada 30 April, penjurian 16‑17 Mei, dan peluncuran bootcamp pada pekan pertama Juli.
- Program berlangsung hingga 6 Agustus 2026, diikuti dengan laporan dan presentasi akhir pada pekan kedua Agustus.
Lokasi desa wisata yang dapat dipilih meliputi:
- Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung (Kepulauan Bangka Belitung)
- Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur (Jawa Barat)
- Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo (Jawa Tengah)
- Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon (Sulawesi Utara)
Genera‑Z Berbakti pertama kali diluncurkan pada tahun 2025. Pada edisi itu, lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, bersaing, dan empat tim terpilih berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Lampung, Universitas Sam Ratulangi, serta Universitas Gadjah Mada. Semua tim tersebut berhasil melaksanakan pengabdian di desa wisata masing‑masing dengan dukungan pendanaan, pelatihan, dan pendampingan penuh dari BCA.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar kegiatan sosial, melainkan upaya strategis BCA untuk menyiapkan generasi pemimpin yang kritis, berintegritas, dan siap mendukung visi Indonesia Emas 2045. “Kami melihat potensi besar generasi muda yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi. Genera‑Z Berbakti merupakan komitmen kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu membawa dampak positif bagi bangsa,” ujar Hera dalam pernyataan pada 1 April 2026.
Program ini terbuka bagi mahasiswa yang terdaftar pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Kementerian Agama, atau lembaga negara lain, dengan jenjang pendidikan Diploma III, Sarjana Terapan, atau Sarjana.
