Bank QNB Indonesia Catat Laba Sebelum Pajak Rp50,8 Miliar pada 2025

Bank QNB Indonesia Catat Laba Sebelum Pajak Rp50,8 Miliar pada 2025
Bank QNB Indonesia Catat Laba Sebelum Pajak Rp50,8 Miliar pada 2025

Keuangan.id – 04 April 2026 | Bank QNB Indonesia (PT Bank QNB Indonesia Tbk) mengumumkan pencapaian laba sebelum pajak sebesar Rp50,8 miliar untuk tahun 2025. Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan kredit yang kuat dan peningkatan dana pihak ketiga.

  • Kredit bank tumbuh 18% secara tahunan, melampaui rata‑rata industri perbankan yang hanya 9,6%.
  • Dana pihak ketiga (DPK) meningkat 11% dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Total aset mencapai Rp13,2 triliun, naik 3% YoY.
  • Rasio kredit bermasalah (NPL) turun menjadi 2,2% dari 2,7% tahun lalu.
  • Likuiditas tetap solid dengan LCR 119,95% dan NSFR 140,40%, keduanya di atas batas minimum regulator.

Direktur Utama Nick Groene menekankan bahwa hasil tersebut mencerminkan ketangguhan model bisnis bank di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik. Fokus utama bank untuk tahun 2026 mencakup penguatan bisnis korporasi dan institusional, percepatan transformasi digital, serta optimalisasi jaringan regional untuk memanfaatkan peluang perdagangan dan investasi lintas negara.

Sektor‑sektor yang menyumbang pertumbuhan kredit antara lain informasi dan komunikasi, manufaktur, serta layanan keuangan dan asuransi. Bank QNB Indonesia juga meluncurkan produk kredit berbasis ESG pertama dalam portofolionya.

Dengan kualitas aset yang membaik dan provisi yang menurun, bank menegaskan komitmennya dalam menjaga kesehatan keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Exit mobile version