Keuangan.id – 07 April 2026 | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada tanggal 29 April 2026 pukul 14.00 WIB. Rapat akan dilaksanakan secara elektronik melalui sistem eASY.KSEI yang disediakan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Pemegang saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham per 6 April 2026 berhak mengikuti rapat.
Berikut agenda utama yang akan dibahas dalam RUPST:
- Persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025.
- Penetapan penggunaan laba bersih, termasuk kemungkinan pembagian dividen.
- Penetapan remunerasi bagi direksi dan dewan komisaris.
- Penunjukan akuntan publik serta pembaruan rencana aksi pemulihan (recovery plan).
- Laporan realisasi dana yang diperoleh dari penerbitan green bond dan obligasi keberlanjutan selama 2025.
- Persetujuan rencana buyback saham dengan nilai maksimal Rp1,17 triliun dan pengalihan saham hasil buyback menjadi saham treasury.
- Perubahan susunan direksi dan komisaris.
Kinerja keuangan Bank Mandiri sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang solid. Laba bersih konsolidasi tercatat sebesar Rp56,3 triliun, didorong oleh pertumbuhan kredit sebesar Rp1.895 triliun atau 13,4% secara tahunan, melampaui rata‑rata industri sebesar 9,69%. Pendapatan bunga bersih mencapai Rp106 triliun.
Indikator lain yang menonjol antara lain pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 23,9% menjadi Rp2.105,8 triliun, serta peningkatan dana murah (CASA) sebesar 12,6% menjadi Rp1.431,4 triliun, yang memperkuat likuiditas bank. Total aset akhir tahun 2025 naik 16,6% menjadi Rp2.829,9 triliun.
| Indikator | 2025 |
|---|---|
| Laba Bersih (konsolidasi) | Rp56,3 triliun |
| Pertumbuhan Kredit | Rp1.895 triliun (13,4% yoy) |
| Pendapatan Bunga Bersih | Rp106 triliun |
| DPK | Rp2.105,8 triliun (23,9% yoy) |
| CASA | Rp1.431,4 triliun (12,6% yoy) |
| Total Aset | Rp2.829,9 triliun (16,6% yoy) |
Dengan agenda yang komprehensif dan kinerja keuangan yang kuat, RUPST ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Bank Mandiri dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan nilai bagi pemegang saham, dan melanjutkan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
