Bank Banten Pasang Target Agresif 2026: Aset dan Laba Double Digit, NPL Diturunkan

Bank Banten Pasang Target Agresif 2026: Aset dan Laba Double Digit, NPL Diturunkan
Bank Banten Pasang Target Agresif 2026: Aset dan Laba Double Digit, NPL Diturunkan

Keuangan.id – 10 April 2026 | Bank Banten (PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk) mengumumkan rencana bisnis (RBB) hingga tahun 2026 dengan target pertumbuhan yang cukup ambisius. Perseroan menargetkan total aset meningkat sekitar 20 % per tahun, sehingga pada akhir 2026 aset diperkirakan mencapai Rp12 triliun, naik dari Rp10,01 triliun pada akhir 2025.

Target laba bersih juga ditetapkan pada level Rp75 miliar, yang berarti pertumbuhan lebih dari 40 % secara tahunan dibandingkan laba Rp52,52 miliar yang tercatat pada 2025.

  • Target pertumbuhan aset: ~20 % per tahun (Rp12 triliun pada 2026).
  • Target laba bersih: Rp75 miliar (kenaikan >40 % yoy).
  • Target NPL gross: 3–3,5 % (turun dari 4,67 % pada 2025).
  • Pengelolaan RKUD menjadi motor penggerak bisnis, mencakup Kabupaten Serang, Pemprov Banten, Kabupaten Lebak, dan Kota Serang.

Rasio kredit bermasalah (NPL) diproyeksikan turun ke kisaran 3 %–3,5 %, berada di bawah batas maksimum regulator OJK (5 %). Pada 2025 NPL gross sudah berada di 4,67 % dan NPL nett 1,89 %.

Kerja sama pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dengan Pemerintah Kabupaten Serang menjadi faktor kunci ekspansi. Pengelolaan RKUD tidak hanya melibatkan pemindahan rekening, tetapi juga membuka peluang layanan payroll, kredit untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), serta rantai pasok bagi pemerintah daerah.

Bank Banten kini mengelola RKUD empat daerah: Pemprov Banten, Kabupaten Lebak, Kota Serang, dan Kabupaten Serang. Menurut Direktur Utama Muhammad Busthami, keberhasilan ini menjadi “vitamin” utama yang dapat mendorong pertumbuhan aset dan profitabilitas bank.

Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Banten, Adi Dharma, menekankan pentingnya menjaga kepercayaan daerah dengan meningkatkan kualitas layanan, likuiditas, dan kemampuan digital bank.

Dengan dukungan penuh pemegang saham pengendali, yaitu Pemerintah Provinsi Banten, Bank Banten berharap target-target tersebut dapat tercapai atau bahkan melampaui ekspektasi pada akhir 2026.

Exit mobile version