Keuangan.id – 13 April 2026 | Bank Tabungan Negara (BTN) mengumumkan peluncuran inisiatif baru bernama “Loan Factory” yang dirancang untuk mempercepat pertumbuhan portofolio kredit secara signifikan.
Platform ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomatiskan proses penilaian kelayakan, mempercepat persetujuan, dan menyesuaikan produk kredit dengan kebutuhan nasabah, terutama usaha kecil dan menengah.
Beberapa komponen utama Loan Factory meliputi:
- Analisis data berbasis AI untuk menilai risiko kredit secara real‑time.
- Integrasi dengan kanal digital BTN sehingga aplikasi kredit dapat dilakukan secara online.
- Automasi alur kerja internal yang mengurangi waktu proses dari beberapa hari menjadi hitungan jam.
- Dashboard monitoring yang memberikan visibilitas penuh kepada manajemen atas kinerja kredit.
Dengan strategi ini, BTN menargetkan pertumbuhan kredit yang “masif” pada tahun mendatang, mengingat persaingan di sektor perbankan yang semakin ketat dan kebutuhan pembiayaan yang tinggi di kalangan pelaku usaha.
Manfaat yang diharapkan antara lain peningkatan efisiensi operasional, penurunan tingkat kredit macet, serta kemampuan menyediakan produk kredit yang lebih terukur dan responsif.
Penerapan Loan Factory juga diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan BTN ke wilayah yang sebelumnya kurang terlayani, mendukung inklusi keuangan, dan memperkuat posisi bank sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.
