Bahlil: Harga Avtur Naik, Tapi Masih Kompetitif di Kawasan

Bahlil: Harga Avtur Naik, Tapi Masih Kompetitif di Kawasan
Bahlil: Harga Avtur Naik, Tapi Masih Kompetitif di Kawasan

Keuangan.id – 07 April 2026 | Pemerintah melalui Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa meskipun harga avtur (bahan bakar pesawat terbang) mengalami kenaikan, tarif di Indonesia masih berada pada level yang kompetitif bila dibandingkan dengan negara‑negara tetangga di Asia Tenggara.

Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain peningkatan harga minyak mentah dunia, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta penyesuaian tarif di pelabuhan-pelabuhan utama. Bahlil menambahkan bahwa mekanisme penetapan harga avtur di Indonesia tetap mengacu pada prinsip transparansi dan efisiensi, sehingga tidak menimbulkan beban berlebih bagi maskapai penerbangan.

Berikut ini adalah perbandingan harga avtur perkiraan per galon (USD) pada kuartal pertama 2024 di beberapa negara kawasan:

Negara Harga Avtur (USD/gal)
Indonesia 0,84
Malaysia 0,88
Singapura 0,91
Thailand 0,87

Data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih berada di posisi yang lebih rendah dibandingkan Malaysia, Singapura, dan Thailand, meskipun terdapat kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, pemerintah juga telah mengimplementasikan kebijakan subsidi terbatas dan insentif fiskal bagi maskapai yang mengadopsi bahan bakar alternatif serta program efisiensi energi di bandara. Langkah‑langkah ini diharapkan dapat menahan laju peningkatan biaya operasional dan menjaga stabilitas tarif tiket pesawat bagi penumpang.

Dengan latar belakang peningkatan permintaan perjalanan udara domestik dan internasional pasca‑pandemi, Bahlil menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memantau dinamika pasar avtur serta memastikan ketersediaan pasokan yang cukup melalui kerja sama dengan pemasok regional dan global.

Exit mobile version