Keuangan.id – 02 April 2026 | Jumat (30/03/2026) – Keluarga Vidi Aldiano mengumumkan langkah emosional untuk menghormati sang putra musisi terkenal itu. Harry Kiss, ayah Vidi, bersama istrinya Besbarini, memutuskan membagikan pakaian-pakaian yang ditinggalkan almarhum kepada para pelayat, petugas pemakaman, dan bahkan kepada penggemar setia. Di samping itu, mikrofon biru berharga tinggi yang selama ini menjadi ciri khas penampilan Vidi akan diserahkan secara khusus kepada Sheila Dara, seorang penggemar yang dikenal aktif mengkampanyekan warisan musik sang anak.
Distribusi Baju Almarhum: Menghindari Pemborosan
Keputusan untuk mendistribusikan pakaian Vidi berawal dari istri Vidi, Besbarini, yang khawatir barang‑barang tersebut akan berakhir menjadi sampah. “Biar enggak mubazir, biar ada yang pakai,” ujar Besbarini dalam percakapan keluarga sebelum upacara pemakaman. Menurut Harry Kiss, Vidi sebagai musisi yang sering tampil di panggung, konser, dan acara televisi memiliki koleksi pakaian yang sangat banyak, termasuk seragam timnas, jaket kulit, hingga pakaian kasual bergaya streetwear.
Selama prosesi pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, beberapa pelayat menerima langsung pakaian tersebut. “Mas siapa tadi dapat baju Adidas tuh ya, Pak Ustaz juga sudah dapat,” kata Harry sambil menyalurkan pakaian kepada petugas pemakaman yang juga membantu proses distribusi.
- Kaos dan jaket berlogo Vidi dibagikan kepada 50 pelayat pertama.
- Sepasang sepatu sport diberikan kepada petugas keamanan TPU.
- Pakaian resmi untuk acara formal dialokasikan kepada anggota komunitas musik lokal.
Selain itu, keluarga berencana menyisakan sekitar lima sampai sepuluh item pakaian yang dianggap memiliki nilai sentimental. Barang‑barang ini akan disimpan dalam sebuah ruang khusus yang akan menjadi petilasan atau memorial Vidi Aldiano, tempat para penggemar dapat berkunjung dan mengenang perjalanan kariernya.
Mikrofon Biru: Wakaf untuk Sheila Dara
Item paling ikonik yang menjadi sorotan adalah mikrofon biru yang selama ini menjadi ciri khas Vidi saat bernyanyi. Mikrofon tersebut dibeli dengan harga yang tidak sedikit dan menjadi simbol kebanggaan sang musisi. Harry mengungkapkan bahwa mikrofon itu “sudah diwakafkan” dan akan diberikan kepada Sheila Dara, seorang penggemar yang dikenal aktif dalam mengorganisir acara tribute Vidi di media sosial.
Sheila Dara, yang sebelumnya pernah mendapatkan baju Adidas dari keluarga Vidi, kini menjadi penerima mikrofon biru sebagai penghargaan atas dedikasinya. “Saya sangat terharu. Mikrofon ini bukan hanya barang, melainkan warisan semangat Vidi yang akan saya teruskan dalam setiap nyanyian,” kata Sheila dalam pernyataan singkat yang disampaikan melalui video call bersama keluarga Aldiano.
Rencana Pembangunan Memorial
Keluarga Aldiano menegaskan bahwa selain membagikan barang, mereka akan membangun sebuah tempat khusus yang berfungsi sebagai memorial. Tempat ini direncanakan menjadi pusat edukasi musik, tempat pameran barang-barang pribadi Vidi, serta ruang bagi generasi muda untuk belajar dari jejak karier sang musisi. “Kami ingin agar semangat Vidi tetap hidup, bukan hanya dalam ingatan, tapi juga dalam aksi nyata yang menginspirasi,” ujar Harry.
Proyek memorial tersebut diharapkan selesai dalam dua tahun ke depan, dengan dukungan dari sponsor musik, komunitas seni, dan para penggemar yang bersedia berpartisipasi.
Dengan langkah-langkah ini, keluarga Vidi Aldiano tidak hanya menghormati memori sang anak, tetapi juga mengubah kesedihan menjadi aksi yang memberi manfaat bagi banyak orang. Distribusi pakaian, pemberian mikrofon biru kepada Sheila Dara, serta rencana memorial menjadi bukti bahwa warisan Vidi akan terus hidup dan menginspirasi generasi selanjutnya.
