Keuangan.id – 09 April 2026 | Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bone untuk menyediakan penjaminan suretyship dan asuransi umum yang mendukung pembiayaan produktif, khususnya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Askrindo dalam memperluas layanan perlindungan risiko di tingkat daerah.
Kolaborasi ini muncul bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone yang terus menguat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut pada tahun 2025 mencapai 6,03 %, naik dari 5,56 % pada tahun sebelumnya. Peningkatan aktivitas ekonomi dan belanja daerah mendorong kebutuhan akan instrumen mitigasi risiko yang lebih terukur.
Poin penting kerja sama
- Penjaminan suretyship dan asuransi umum untuk mendukung pembiayaan produktif, terutama bagi UMKM.
- Sinergi dipicu oleh percepatan pertumbuhan ekonomi Bone yang diproyeksikan mencapai 6,03 % pada 2025.
- Potensi pengembangan produk suretyship dan asuransi mikro, termasuk Asuransi Mikro Usahaku dan Asuransi Bahari.
Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bersifat komersial, melainkan respons strategis terhadap dinamika ekonomi daerah. Ia menyatakan, “Kolaborasi ini merupakan komitmen kami untuk menyediakan solusi penjaminan dan asuransi yang relevan dengan kebutuhan daerah, serta memperkuat ekosistem pembiayaan produktif yang inklusif.”
Penandatanganan perjanjian dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Bone dan dihadiri oleh perwakilan Askrindo, antara lain Division Head Corporate Secretary Syafruddin, Plt. Regional Office Head VII Ceri Fertiliawan, serta Pj. Branch Manager Cabang Makassar Danny Supriyanto Aditya, bersama pejabat daerah setempat.
Ceri Fertiliawan menjelaskan bahwa kerja sama ini membuka peluang bisnis signifikan di Sulawesi Selatan, khususnya pada sektor suretyship yang dibutuhkan untuk proyek‑proyek pemerintah daerah. Ia menambahkan, “Dengan produk asuransi mikro seperti Asuransi Mikro Usahaku, kami dapat menjangkau pelaku UMKM lokal dan memberikan perlindungan yang sesuai dengan kapasitas mereka.”
Selain produk mikro, Askrindo juga menargetkan pengembangan lini asuransi lain seperti asuransi kecelakaan diri dan solusi proteksi tambahan yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Sinergi ini diharapkan memperluas penetrasi layanan asuransi di wilayah Bone, memperkuat ekosistem pembiayaan inklusif, dan meningkatkan ketahanan usaha lokal. Dengan dukungan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Askrindo berencana memperbanyak kolaborasi serupa di daerah lain untuk mendukung pembangunan nasional.
Fankar menutup dengan keyakinan bahwa kerja sama antara Askrindo dan pemerintah daerah dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui perlindungan risiko yang tepat dan bernilai tambah.
