Keuangan.id – 27 April 2026 | Saham PT Astra Resources Tbk (ARTO) mengalami penurunan signifikan ke level Rp1.290 pada sesi perdagangan hari ini, dipicu oleh aksi jual bersih oleh investor asing.
Data transaksi menunjukkan bahwa aliran keluar dana asing masih berada pada level tinggi, meski laju penjualannya mulai melambat dibandingkan minggu sebelumnya. Penurunan harga ini menambah tekanan pada sentimen pasar terhadap ARTO.
Reaksi Analis
CGS Securities, salah satu rumah riset terkemuka, menurunkan target harga ARTO serta memperkecil proyeksi laba perusahaan untuk kuartal mendatang. Penurunan target mencerminkan kekhawatiran atas penurunan margin dan ketidakpastian harga komoditas yang menjadi sumber pendapatan utama ARTO.
| Parameter | Sebelum | Sesudah |
|---|---|---|
| Target Harga | Rp1.350 | Rp1.250 |
| EBITDA (Rp juta) | 450 | 380 |
| Margin Laba Bersih | 12,5% | 10,8% |
Beberapa faktor utama yang memicu penurunan target harga antara lain:
- Penurunan harga jual batu bara di pasar global.
- Kenaikan biaya operasional akibat fluktuasi nilai tukar.
- Penurunan permintaan energi domestik di kuartal terakhir.
Para investor disarankan untuk memantau perkembangan harga komoditas serta kebijakan pemerintah terkait sektor energi, yang dapat memberikan dampak signifikan pada kinerja ARTO ke depan.
