Keuangan.id – 13 Maret 2026 | Ramadan tahun ini membawa semangat baru bagi warga Karanganyar yang ingin berbuka puasa di tempat yang tidak jauh dari Stasiun Palur. Dengan jadwal kereta yang padat dan kebutuhan untuk menyiapkan sahur atau buka puasa cepat, para penumpang dan penduduk sekitar kini dapat menikmati kuliner lokal yang lezat, bersahabat di kantong, serta mudah diakses. Berikut rangkuman lima lokasi makan yang telah teruji kualitasnya, lengkap dengan harga perkiraan dan keistimewaan masing‑masing.
1. Warung Soto Pak Hadi
Berjarak kurang lebih 300 meter dari pintu keluar Stasiun Palur, Warung Soto Pak Hadi menyajikan soto ayam berkuah kuning yang kaya rempah. Porsi standar (1 mangkok) dijual Rp 7.000, sementara tambahan telur rebus atau perkedel hanya Rp 1.000. Karena buka sejak pukul 16.00 hingga 02.00, para penumpang dapat langsung menikmati soto hangat setelah turun kereta.
2. Nasi Goreng Mbah Yus
Terletak di Jalan Raya Karanganyar No.45, sekitar 200 meter dari stasiun, Nasi Goreng Mbah Yus menjadi pilihan favorit mahasiswa dan pekerja malam. Menu andalannya, Nasi Goreng Spesial dengan ayam suwir, telur mata sapi, dan acar, dibanderol Rp 8.500. Bagi yang ingin menambah protein, tersedia paket tambahan sate ayam atau tempe goreng seharga Rp 2.000.
3. Bakso Cak Man
Bakso Cak Man menawarkan bakso kuah dengan tekstur kenyal dan kuah bening yang gurih. Kedai ini berjarak sekitar 400 meter dari stasiun, tepat di sebelah pasar tradisional. Satu porsi bakso (5 butir) + mie + sayuran hanya Rp 9.000, sementara varian bakso isi keju atau bakso ikan tersedia dengan harga Rp 12.000. Tempat ini tetap buka sampai pukul 03.00, cocok untuk berbuka larut malam.
4. Sate Klathak Pak Slamet
Sate klathak khas Karanganyar yang dipanggang di atas arang bambu menjadi magnet kuliner di area Stasiun Palur. Gerobak sate ini berada sekitar 250 meter dari pintu masuk stasiun, menampilkan 10 tusuk sate per piring dengan harga Rp 15.000. Daging sapi yang dipilih segar, dibumbui garam dan merica, menghasilkan rasa pedas‑gurih yang menggugah selera. Pelayanan cepat memungkinkan pembeli menikmati sate sambil menunggu kereta berikutnya.
5. Es Dawet Mang Udin
Untuk penutup manis, Es Dawet Mang Udin yang berlokasi tepat di depan Stasiun Palur menawarkan minuman tradisional berbasis kelapa muda, santan, dan cendol hitam. Harga gelas (250 ml) hanya Rp 5.000, dan tersedia varian es kelapa muda dengan sirup gula merah. Minuman ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memberikan energi tambahan setelah berbuka.
Kelima tempat makan di atas tidak hanya menonjolkan cita rasa lokal, tetapi juga memperhatikan kepraktisan bagi pelancong dan warga yang menunggu kereta. Seperti yang dilaporkan dalam 7 Rekomendasi Tempat Sahur di Dekat Masjid UGM Yogyakarta, keberadaan warung yang buka hingga dini hari menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas Ramadan, terutama bagi kalangan mahasiswa dan pekerja malam. Begitu pula di Karanganyar, kehadiran pilihan kuliner terjangkau di sekitar Stasiun Palur membantu masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman.
Dengan harga rata‑rata di bawah Rp 15.000 per porsi, kelima lokasi ini dapat menjadi solusi praktis bagi siapa saja yang ingin menikmati buka puasa tanpa harus menempuh jarak jauh atau mengeluarkan biaya besar. Selamat menikmati santapan lezat dan selamat menunaikan ibadah puasa!
